PENGARUH SUBTITUSI BUBUR KERTAS SEBAGAI CAMPURAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON (PENELITIAN BETON RINGAN DENGAN FAKTOR AIR SEMEN FAS 0,35) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SUBTITUSI BUBUR KERTAS SEBAGAI CAMPURAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON (PENELITIAN BETON RINGAN DENGAN FAKTOR AIR SEMEN FAS 0,35)


Pengarang

Irvan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101020155

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tugas akhir ini menyajikan basil penelitian pengaruh subsitusi bubur kertas sebagai campuran agregat terhadap kuat tekan beton. Beton dengan campuran kertas disebut dengan beton kertas (Papercrete). Perawatan terhadap benda uji dibedakan menjadi beberapa kondisi. Kondisi perawatan meliputi kondisi suhu ruangan, kondisi jemur matahari dan kondisi goni basah. Faktor air semen FAS yang direncanakan untuk beton kertas ini adalah 0,35. Benda uji yang digunakan adalah silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 90 buah. Pada penelitian ini direncanakan 3 variasi campuran yang berbeda. Variasi tersebut berdasarkan perbandingan volume proporsi bubur kertas dan agregat (pasir dan batu pecah) di dalam campuran beton. Ketiga variasi tersebut adalah campuran PA50 (50% Kertas : 50% Agregat), PA40 (40% Kertas : 60% Agregat) dan PA30 (30% Kertas: 70% Agregat). Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 dan 28 hari. Pada usia 7 hari berat benda uji belum mengalami kestabilan, proses pengeringan belum sempurna sehingga benda uji masih belum layak uji. Hasil pengujian tekan pada usia 28 hari menunjukkan babwa dengan mensubsitusi bubur kertas sebagai campuran agregat pada beton dapat menurunkan kuat tekan dan beton menjadi lebih ringan. Kondisi perawatan terhadap benda uji beton
kertas yang paling baik adalah pada kondisi suhu ruangan, dibandingkan kondisi jemur matahari dan kondisi goni basah. Kuat tekan beton mengalami penurunan secara berkala yaitu dari variasi PA50, PA40 dan PA30 usia 28 hari. Pada pengujian kuat tekan kondisi suhu ruangan (S) diperoleh kuat tekan untuk PA50 adalah 89,50 Kg/cm2, untuk PA40 adalah 140,10 Kg/cm dan untuk PA30 adalah
157,1 Kg/cm2. Workabilitas adukan beton terlihat bahwa nilai slump pada beton
kertas (Papercrete) lebih rendah dibandingkan beton tanpa kertas, hal ini menunjukkan bahwa dengan semakin banyaknya proporsi kertas di dalam campuran membuat campuran semakin kental, kaku dan sulit untuk dikerjakan. Modulus elastisitas beton kertas diketahui babwa proporsi bubur kertas di dalam campuran berpengaruh terhadap regangan beton. Semakin besar proporsi bubur kertas di dalam campuran maka semakin besar pula nilai modulus elastisitas.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK