<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119947">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN PERIBAHASA GAYO PADA ACARA SINTE MUNGERJE DI KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salma Irmayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sinte mungerje adalah sebutan untuk acara pernikahan dalam bahasa Gayo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan peribahasa Gayo pada acara sinte mungerje di Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dan konteks penggunaan peribahasa Gayo pada acara sinte mungerje. Penelitian ini perlu dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan dan pelestarian budaya Gayo melalui acara sinte mungerje saat peribahasa Gayo diterapkan. Jenis penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Data penelitian ini adalah peribahasa Gayo dan sumber data dalam penelitian ini adalah peristiwa sinte mungerje yang terjadi di desa dalam Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, teknik catat dan teknik rekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan peribahasa Gayo pada acara sinte mungerje di Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah memiliki beberapa tahapan dan sangat penting kehadirannya dalam acara sinte mungerje. Rangkaian yang sangat khusus yang harus menerapkan peribahasa Gayo dalam pelaksanaannya yaitu mujule mas, munerime mas, beguru, serah rempele, munyerah rempele, dan mujule beru. (2) makna digunakannya peribahasa Gayo pada acara sinte mungerje bertujuan sebagai penyampai nasihat, pengajaran, dan sindiran. (3) konteks penggunaan peribahasa Gayo yang terlibat di sini ialah Sarak Opat terdiri dari Raja pada acara munerime mas, beguru, serah rempele, munerime rempele, dan mujule beru di kediaman mempelai calon pengantin perempuan, imem pada acara beguru di kediaman kedua calon mempelai pengantin laki-laki dan perempuan, Petue pada acara mujule mas di kediaman calon mempelai perempuan, RGM pada acara beguru di kediaman masing-masing calon mempelai laki-laki dan perempuan.&#13;
Kata kunci: Peribahasa Gayo, Sinte mungerje.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119947</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 12:03:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-30 14:50:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>