<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119894">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS REGRESI DATA PANEL DENGAN DIFFERENCE IN DIFFERENCE TERHADAP DAMPAK PERBEDAAN GENDER KEPALA RUMAH TANGGA PADA PENDAPATAN RUMAH TANGGA DENGAN DATA INDONESIAN FAMILY LIFE SURVEY (IFLS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mimi Salwana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disparitas pendapatan rumah tangga menjadi perhatian karena dapat memicu permasalahan sosial dan ekonomi. Pendapatan rumah tangga seringkali digunakan sebagai indikator perbandingan tingkat kemiskinan pendapatan antar gender Kepala Rumah Tangga (KRT). Melalui pemanfaatan data panel Indonesian Family Life Survey (IFLS), penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak perbedaan gender KRT terhadap pendapatan rumah tangga menggunakan metode Difference in Difference (DID) pada regresi data panel. Data terdiri 9.150 rumah tangga yang diamati dalam dua periode waktu, 2007 dan 2014. Sampel dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol yang terdiri dari 8.287 rumah tangga dan kelompok “perlakuan” yang terdiri dari 863 rumah tangga yang kepala rumah tangganya berubah dari laki-laki di tahun 2007 ke perempuan di tahun 2014. Terdapat tiga model estimasi yang dapat digunakan untuk data panel, yaitu Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Model estimasi tersebut kemudian diimplementasikan dengan menggunakan DID sehingga dapat dilakukan evaluasi dampak perbedaan gender KRT terhadap pendapatan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan gender KRT berdampak pada penurunan pendapatan rumah tangga sebesar Rp8.600.000 jika menggunakan Fixed Effect Model dan sebesar Rp7.100.000 jika menggunakan Random Effect Model. Variabel-variabel yang berpengaruh terhadap pendapatan rumah tangga adalah jumlah anggota rumah tangga yang berusia 15–64 tahun, jumlah pekerja dalam rumah tangga, penghasilan dari selain bekerja, penghasilan nontani, total pengeluaran konsumsi, sisa pinjaman rumah tangga, status kepemilikan rumah, kepemilikan toilet, penggunaan listrik, pembelian air untuk minum, usaha nontani, lama pendidikan KRT, status daerah tempat tinggal, bahan bakar utama memasak, dan usaha tani. Nilai koefisien determinasi pada Random Effect Model adalah 0,35, lebih tinggi dibandingkan Fixed Effect Model pada 0,30. Karena itu diduga Random Effect Model lebih baik dalam mengestimasi dampak perbedaan gender kepala rumah tangga terhadap pendapatan rumah tangga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119894</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-29 15:22:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-29 15:25:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>