<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119886">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS IMUNOSTIMULAN EKSTRAK ETANOL BUAH ANDALIMAN (ZANTHOXYLUM ACANTHOPODIUM DC.) SECARA IN VIVO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>tahara rahmatillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ekstrak buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) memiliki kandungan senyawa sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, terpenoid, dan saponin. Metabolit sekunder tersebut dapat berperan sebagai agen imunostimulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol buah andaliman terhadap aktivitas imunostimulan pada mencit jantan galur BALB/c. Penelitian ini dilakukan secara Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 Perlakuan. Hewan uji yang digunakan sebanyak 30 ekor mencit, tiap kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Tiap kelompok diberikan 6 perlakuan yang berbeda: Kontrol normal (CMC-Na 0,5%), kontrol positif (Levamisole 2,5 mg/kgBB), kontrol negatif (Siklofosfamid 70 mg/kgBB), serta kelompok perlakuan dengan variasi konsentrasi ekstrak 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB. Parameter yang diuji pada penelitian ini adalah pengukuran kadar leukosit, neutrofil, dan limfosit. Analisis senyawa aktif dari ekstrak etanol buah andaliman dilakukan dengan metode kromatografi gas-spektroskopi masa (GC-MS). Hasil menunjukkan terdapat 18 senyawa, dengan Geranil asetat (monoterpenoid) (35.79%), Geraniol (alkohol) (22.38%), dan 6-Okten-1-ol, 3,7-dimetil-, (R)- (monoterpenoid) (6,45%) sebagai senyawa dengan persentase tertinggi yang telah diidentifikasi berada pada ekstrak etanol buah andaliman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol buah andaliman dapat meningkatkan kadar leukosit dengan rata-rata 6,36 ± 0,84077 x 103/mm3 yang didapat pada perlakuan dosis 200 mg/kgBB. Kadar neutrofil mengalami penurunan yang berkisar antara 63%-53% dari kontrol normal dan kadar limfosit mengalami ketidakstabilan dalam peningkatan ataupun penurunan. Berdasakan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah andaliman memiliki potensi sebagai imunostimulan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Zanthoxylum acanthopodium DC., Buah andaliman, Imunostimulan, Leukosit. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119886</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-29 11:34:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-29 11:39:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>