<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119873">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERILAKU SCHOOL BULLYING PADA SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI 23 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afrilliana Kenusi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PGSD</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku school bullying pada siswa kelas tinggi SD Negeri 23 Banda Aceh. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas IV, V, dan VI, dan siswa/i kelas IV, V, dan VI yang menjadi pelaku dan korban bullying. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan mulai tahap reduksi data, display data, dan verifikasi/kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa terdapat 3 bentuk perilaku bullying yang dilakukan oleh siswa kelas tinggi yaitu : 1) bullying fisik, 2) bullying verbal, dan 3) bullying relasional. Faktor-faktor penyebab perilaku bullying siswa kelas tinggi, diantara lain : 1) Faktor Keluarga, , 2) Faktor Kepribadian, 3) Faktor Teman Sebaya, 4) Faktor Media massa, dan 5) Faktor Sekolah. Dampak perilaku bullying ini seperti cemas, ketakutan, trauma (takut pergi ke sekolah), dendam, dan sakit hati. Cara guru dalam mengatasi bullying dengan memberikan nasihat secara pribadi dan keseluruhan siswa/i, memberikan hukuman/sanksi kepada pelaku bullying, dan membimbing siswa/i yang berperilaku bullying. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perilaku school bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seseorang atau sekelompok siswa yang memiliki kekuasaan/kekuatan terhadap siswa/i lain yang lebih lemah dengan tujuan menyakiti, yang mana terdapat bentuk-bentuk bullying, faktor-faktor penyebab, dampak negatif bagi korban, dan cara guru dalam mengatasi perilaku bullying tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-28 11:56:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-29 09:37:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>