PERILAKU BALOK BETON POLOS YANG NON HOMOGEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU BALOK BETON POLOS YANG NON HOMOGEN


Pengarang

Rony Kurniawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101020115

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kuat lentur, momen lentur, tegangan geser, lendutan, dan tegangan lentur dan regangan beton antara balok normal (homogen) dan balok yang mengalami penyambungan dengan menggunakan Sika Bond (non homogen). Pembuatan benda uji mengikuti aturan ACI211.1-91 dengan Faktor Air Semen (FAS) 0,35; 0,4 dan 0,45 sebanyak 24 buah benda uji berupa balok beton ukuran 15 cm x 15 cm x 53 cm, dan 9 buah benda uji kubus 15 cm x 15 cm x 15 cm. Untuk penyambungan balok, digunakan zat perekat Sika Bond untuk. balok non homogen, serta benda uji balok homogen (beton normal) tanpa Sika Bond. Benda uji balok homogen dites pada umur 28 hari, sedangkan balok non homogen dites pada umur 35 hari dari lapisan bawah atau 28 hari dari lapisan atas. Kuat lentur beton maksimum yang dicapai untuk balok homogen adalah
320,879 kg/em atau lebih tinggi dibandingkan balok non homogen (261,938 kg/cm)
yaitu pada FAS 0,35. Momen lentur maksimum terjadi pada balok homogen FAS
0,35 sebesar 1,805 t.m, lebih besar dari pada balok non homogen (1,473 t.m FAS
0,35). Tegangan geser maksimum yang dicapai untuk balok homogen adalah 272,444
kg/cm pada FAS 0,35 atau lebih besar dibandingkan balok non homogen (221,067 kg/em FAS 0,35). Lendutan maksimum yang terjadi pada balok homogen adaJah pada FAS 0,35 yaitu sebesar 0,082 cm atau lebih besar dari pada balok non bomogen yaitu sebesar 0,067 cm pada FAS 0,35. Hasil pengujian benda uji balok homogen dan non homogen menunjukkan bahwa penyambungan pada balok dengan rnenggunakan zat perekat Sika Bond, tidak dapat mengimbangi kekuatan balok yang dicor utuh (homogen) baik dari kuat lentur, momen lentur, dan tegangan geser.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK