Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KUAT TARIK BELAH BETON STRUKTURAL DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,40 MENGGUNAKAN PASIR LAUT SEBAGAI AGREGAT HALUS
Pengarang
EKA MINARTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0404101010091
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kuat tarik belah beton menggunakan pasir laut yang berasal dari Desa Glee Jong, Lamno, Aceh Jaya sebagai agregat halus. Sebagai perbandingan diteliti juga kuat tarik belah beton dengan pasir sungai dari Krueng Aceh yang sudah umum dipakai dan memenuhi
standar. Untuk penggunaan pasir laut juga dibandingkan kuat tarik belah beton yang menggunakan semen Portland tipe I dan semen Portland pozolan. Pengujian dilakukan pada saat benda uj i berumur 7, 14, 28, 56 dan 90 hari dengan menggunakan Faktor Air Semen 0,40 dengan jumlah benda uji 45 buah silinder beton yang berdiameter I5 cm dan tinggi 30 cm. Masing-masing perlakuan terdiri dari 15 benda uji beton dan 3 buah benda uji untuk setiap variasi umur. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kekuatan tarik belah beton campuran semen Portland tipe I dan pasir sungai Krueng Aceh lebih tinggi dibandingkan dengan campuran semen Portland pozolan dan pasir laut Glee Jong, Lamno. Nilai kuat tarik belah beton campuran semen Portland pozolan dan pasir laut lebih tinggi dari pada nilai tarik belah campuran semen Portland tipe I dan pasir laut. Berdasarkan hasil analisis varian diperoleh bahwa penggunaan pasir laut tidak berpengaruh terhadap kuat tarik belah beton, sedangkan umur pengujian memberikan pengaruh yang nyata terhadap kuat tarik belah beton. Analisis regresi untuk kuat tarik belah dan umur regresi dipilih analisis regresi geometrik, yaitu
untuk campuran Portland tipe I dan pasir sungai adalah R= 0,892; campuran
Portland tipe I dan pasir laut adalah R= 0,861; sedangkan campuran semen
Portland pozolan clan pasir laut R=0,651. Nilili kuat tarik belah u.mur 28 hari
diperoleb sebesar 22,647 kg/cm pada campuran PC - I clan pasir laut yaitu I 0,71% dari kuat tekannya. Campuran PC-I clan pasir sungai diperoleh 16,042 kg/cm' yaitu 9,55% untuk campuran pasir laut dan PPC diperoleh 24,534 kg/cm yaitu 11,02%, berati telah memenuhi syarat yang telah ditentukan yaitu
9%- 15%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa pasir laut Glee Jong Lamno dapat
digunakan sebagai agregat halus dalam campuran beton.
Tidak Tersedia Deskripsi
KUAT BELAH BETON DENGAN SUBTITUSI 50% PASIR HALUS DENGAN PASIR LAUT (TEUKU MAIMUN, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,55 (MUHAMMAD IQBAL, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN MENGGUNAKAN FAS 0,30 (FAUZIATUL MAULIZA, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FASS 0.35 (RIKA MUSZIANTY, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN FAS 0,60 (RYAN AFDAL, 2018)