<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119841">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE LINEAR POLARIZATION RESISTANCE (LPR) UNTUK MENGUKUR LAJU KOROSI PADA TULANGAN DALAM BETON BUSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Romi Hariawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Korosi  yang  terjadi  pada   tulangan   baja  sering   menjadi  penyebab   kegagalan   pada  berbagai infrastruktur  beton  bertulang.  Pada  dasarn ya, tulangan  baja dalam  beton terlindungi dari  korosi  karena terbentuknya  lapisan  pasif,  tetapi  pada  kondisi  lingkungan  yang    korosif lapisan  pasif dapat  rusak, sehingga  akan  terbentuk korosi.  Teknik  pemantauan   korosi  dengan  pengukuran   secara  elektrokimia&#13;
digunakan   untuk  mengetahui  daerah  tulangan  yang  terkorosi  dan lebih  lanjut  dapat  mengetahui   laju&#13;
korosinya.  Metode   Linear  Polarization  Resistance  adalah  sebuah   metode   pengukuran    laju  korosi secara  elektrokimia menggunakan  peralatan  dengan  sistem 3 elektroda (RReference Electrode, Counter Electrode,  Working Electrode)  pada  beton  bertulang. Kebutuhan  peralatan pengukuran  tersebut sangat penting  untuk  mendukung penelitian-penelitian  korosi  khususnya  korosi  beton  bertulang.   Penulisan tugas akhir  ini  memaparkan  pengembangan peralatan dan mendesain  komponen-komponen pendukung&#13;
metode  linear polarization  resistance  pada  Laboratorium  Rekayasa Material  Jurusan  Teknik  Mesin&#13;
Unsyiah   sehingga    dapat   digunakan    untuk   mengukur    laju   korosi   secara    elektrokimia.    Validasi efektifitas   pengukuran   dari  metode  linear polarization  resistance yang  dikembangkan  ini dilakukan dengan  mengukur  laju  korosi  pada  beton  busa.  Dua buah spesimen  dengan  ketcbalan  selimut  beton  2 cm dan 3  cm disiapkan  dengan  dua  perlakuan  yaitu  rendam  air sumur dan rendam  larutan  NaCl 3,5 %. Pengembangan  peralatan   pendukung  yang  terdiri  dari  rangkaian   pemegang   elektroda  referensi  dan counter electrode  yang  digunakan     untuk  mengukur   laju  korosi  dengan   metode  linear polarization resistance pada  laboratorium  Rekayasa  Material  telah  dikembangkan dan dapat diaplikasikan  langsung pada  spesimen   uji.  Hasil  pengujian  menunjukkah   bahwa  peralatan  yang  telah  dikembangkan  dapat digunakan  untuk  mengukur  laju  korosi  beton  busa  bertulang.  Nilai  laju  korosi  yang  didapatkan  adalah pada  beton  busa media  rendarnan  air sumur  dengan  ketebalan  selimut  beton  2 cm  nilai  laju  korosinya&#13;
3,97  mpy,  selimut  3 cm  nilai  laju korosinya 3,68  mpy.  Sedangk.an  pada  beton  busa  media  rendaman larutan  NaCl 3,5 % dengan  ketebalan  selimut  2 cm nilai  laju korosinya 3,40 mpy, selimut   3 cm  laju korosinya  3,97 mpy.&#13;
&#13;
Kata kunci:  Laju Korosi, Beton Bertulang, Metode Elektrokimia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119841</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-27 10:04:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-27 10:04:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>