<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119830">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN UMUR,PENDIDIKAN,PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR TERHADAP PENGGUNAAN                     RNKONTRASEPSI SUNTIK DI PUSKESMAS JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Ananda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kontrasepsi  suntik  paling  banyak digunakan  di  Indonesia,  hal  ini mclatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan  umur, pendidikan,  pengetahuan dan  sikap akseptor terhadap penggunaan kontrasepsi suntik di Puskesm as Jeulingke, Kecama tan Syiah Kuala, Banda Aceh tahun 2011. Metode penelitian  ini  adalah analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Sampel terdiri  dari 67 responden yang dipilih dengan cara convenience  sampling, kemudian  dianalisis secara  univariat dengan tabel  distribusi  frekuensi dan bivariat menggunak an chi-square  dengan a = 0,05  dan interval  kepercayaan 95%.  Hasil penelitian menunjukkan 55,22% dari responden  menggunakan  Kontrasepsi   suntik  dan  44,78%  menggunakan  jenis kontrasepsi  lain.   Akseptor   paling   banyak   berumur  25-35  tahun    (58,21%), berpendidikan  menengah (46,27%),  berpengetahuan baik (53,73%) dan bersikap positif  (62,69%).   Hasil  uji   statistik  menggunakan  chi-square    menunjukkan terdapat  hubungan  yang   bermakna  antara  pengetahuan  dengan  penggunaan kontrasep si  suntik  (p = 0,008  &lt;  0,05).  Sedangkan  umur  (p = 0,767   &gt;  0,05), pendidikan  (p = 0,615  &gt; 0,05) dan  sikap  (p = 0,682 &gt; 0,05) responden tidak menunjukkan  hubungan yang bermakna terhadap penggunaan kontrasepsi suntik. Dapat ditarik kesimpulan bahwa umur, pendidikan  dan sikap tidak mempengaruhi akseptor   untuk   menggunakan  kontrasepsi   suntik.   Sedangkan    pengetahuan akseptor, mempengaruhi  akseptor terhadap penggunaan kontrasepsi  suntik.&#13;
&#13;
Kata kunci: penggunaan kontrasepsi suntik, akseptor, Puskesmas Jeulingke&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119830</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-26 16:41:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-26 16:41:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>