<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119789">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA KEGAGALAN SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  penelitian  ialah  mengetahui  penyebab  serta  efek  dari  sebuah kegagalan yang teriadi pada komponen SUTT sehingga nantinya akan dilakukan pemilihan  tindakan  dari  kegagalan  yang teriadi  berdasarkan nilai  RIsk Priority&#13;
Number  (RPN)  yang  tertinggi  sebngai  prioritas  utama  dalam  pemeliharaan sehingga  dapat  membantu  mengurangi  bahkan  menghilangkan  kegagalan  yang teriadi, sehingga proses penstransmisian tenaga listrik dapat bejalan dengan baik berdasarkan  fungsinya.  Metode    Failure  Modes  and Effects  Analysis (FMEA) pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) adalah prosedur analisa dari model kegagalan (failure modes) yang dapat tejadi untuk diklasifikasikan berdasarkan efek yang ditimbulkan oleh kegagalan (failure effect) serta penyebab kegagalan (failure causes) serta bentuk pengendalian yang dapat dilakuhan terhadap sebuah kegngalan dengan penentuan nilai Risk Priority Number (RPN) untuk setiap sub&#13;
sistem  pada  SUTI`.  Untuk  mendukung  penelitian  digunakan  data  pemeriksann Clim Up T/L  150 kv untuk menentuhan  rekueusi kegngalan yang teriadi. Nilai RPN   tertinggi   dipengaruhi   oleh   skala   Severity,   Occurrence.   dan   Detection.Semakin  tinggi  nilai  RPN  yang  didapat  suatu  kegagalan  lebih  diprioritaskan dalam pemeliharaan. Pada penelitian ini, isolator pecah dan kerusakan pada tower menjadi prioritas utama dalam penelitian. hal ini dipengaruhi oleh nilal RPNnya tinggi   yaitu  mencapai   64,  tingginya  RPN  dipengaruhi  oleh   skala  severity,cocurrence dan detection dengan skala yang tinggi pula. Sehingga akan ditentukan pemilihan tindakan berdasarkan efek yang ditimbulkan serta  penyebab kegagalan tersebut.&#13;
&#13;
Katal kunci .. FMEA. failure mode, failure causes, failure, failure effect, RPN</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119789</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-25 16:12:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-25 16:12:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>