ANALISA KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES MILLING SISI TERHADAP BAJA KARBON SEDANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES MILLING SISI TERHADAP BAJA KARBON SEDANG


Pengarang

Muhammad Fazrin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604102020023

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proses pemotongan logam merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengubah bentuk suatu produk dari logam (komponen mesin) dengan cara memotong, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Salah satu proses pemotongan yang digunakan adalah proses milling sisi. Proses milling sisi merupakan salah satu proses pemesinan guna mendapatkan nilai kerataan permukaan yang diinginkan. Pada penelitian ini digunakan proses pemotongan permukaan milling sisi dengan varisi kecepatan potong V (100,150, 200), kecepatan pemakanan vyf (150, 200, 250) dan kedalamanpotong a(0,02.0,05.0,1) mesin yang digunakan adalah mesin CNC Agma A-8 yang ada di Laboratorium Desain & Manufaktur (LDM) di Universitas Syiah Kuala, adapun material yang digunakan adalah baja karbon sedang berbentuk persegi empat, mata pahat yang digunakan untuk proses pemakanan kasar adalah NACHI JAPAN L6482 VSRE HSS-CO o12 dan pahat yang digunakan untukprosesfinshing HSS TOKI o12 844
4F, alat ukur kerataan permukaan menggunakan dial indicator digital. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat kecepatan potong yang mendapatkan nilai simpangan maksimum terendah dan terbaik adalah kecepatan potong dengan VJ = I 00 m/min dengan vf = 150 dan VJ = 100 m/min dengan vf = 200 mm pada kedalaman potong 0, 02 mm menghasilkan kerataan permukaan paling halus dengan nilai simpangan maksimum paling rendah didapatkan nilai terendah
sebesar 0,02 um. Variasi kecepatan potong, kecepatan pemakanan dan kedalaman potong sangat merpengaruhi terhadap nilai kerataan permukaan hasil proses milling sisi.

Kata kunci : Analisa kerataan permukaan, Milling sisi, Kondisipemotongan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK