<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119729">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENDINGIN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEAUSAN TEPI PAHAT PADA PROSES BUBUT BAJA KARBON SEDANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Franky Cendana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Syarat   utama   untuk   menghasilkan   produk  dengan   ketelitian  tinggi   adalah  menguasat pemilihan  jenis-jenis  mata  pahat  serta  kondisi  pemotongan.  Jenis-jenis  mata  pahat  yang dipilih  harus sesuat dengan jenus  benda  kerja dan kondusi pemotongan sehungga  umur pahat dapat  dipertinggi.  Pemakaan  media  pendingin  merupakan  salah  satu  variabel yang paling&#13;
berpengaruh   terhadap  keausan pahat  dan  kekasaran  permukaan benda  kerja.  Disini akan&#13;
danalisa  tentang  pengaruh  pendingin  erhadap kekasaran  permukaan dan  keausan  pahat pada  proses bubut  baja  karbon  sedang.Untuk mengetahui pertumbuhan keausan pahat  dan kekasaran   permukaan  benda   kerja,   penelitian   ini  melakuka n  pengujian   terhadap   baja karbon sedang  S 40 C dengan menvariasikan kedalaman  potong :  0,5  mm,  I mm,  1,5 mm,2 mm   dan  kecepatan  putaran  spindel yang  tetap yaitu  160  rpm   Hasil penelitian kekasaran permukaan yang terkecil  terjadi  pada   kedalaman  potong  (a)  0,5  mm,  kecepatan  putaran spindel  (n)  160  rpm  pada   penelitian  yang   menggunakan  cairan  pendingin  yaitu  sebesar&#13;
10,097  m dan  keausan  tepi yang terkecil  terjad  pada   kedalaman  potong  (a) 0,5  mm,&#13;
kecepatan  putaran  spindel (n)  160 rpm pada penelitian yang menggunakan cairan pendingin&#13;
yaitu  sebesar 0,03  mm  Sedangkan kekasaran  permukaan dan  keausan  tepi yang  terbesar&#13;
terjadi  pada   kedalaman  potong  (a) 2 mm,  kecepatan putaran spindel  (n)  160  rpm pada penelitian yang  tanpa  mengguakan  pendingin yaitu dengan kekasaran  perm ukaan  14,344&#13;
um  dan   keausan   tepi   0,125   mm. Berdasarkan  hasil  penelitian   ini   kedalaman   potong&#13;
mempengaruhi  keausan    tepi   pahat   dan  kekasaran  permukaan   benda   kerja,    hal   ini&#13;
disebabkan    karena    gaya-gaya  potong  akan    semakin    besar   bila   kedalaman    potong diperbesar.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci   :     Proses bubut, kekasaran permukaan  dan keausan  pahat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-24 14:07:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-25 10:37:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>