<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119726">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGENDALIAN  KUALITAS PADA PROSES PEMESINAN ULIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGAM JAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dewasa   ini tuntutan  akan  peningkatan kualitas   suatu  produk  semakin dibutuhkan. Hal ini telah  terbukti  dengan semakin meningkatnya penggunaan mesin-mesin perkakas.   Mesin bubut yang mempunyai gerakan utama berputar dapat digunakan untuk  membuat benda kerja berbentuk silindris, bentuk  konis dan membuat bentuk ulir  dari benda kerja (produk).  Ulir mempunyai  fungsi  yang   penting  pada   konstruksi   suatu   mesin   ataupun   peralatan  teknis lainnya.   Fungsi  tersebut  adalah sebagai  alat  pemersatu   atau  sebagai   alat  transmisi daya Produk  yang  dihasilkan  oleh  proses  bubut  diharapkan  memiliki kualitas  geometrik  yang baik. Metode   yang   digunakan   untuk pengendalian  kualitas   secara statistik   adalah  bagan kendali  Shewhart,  yang  salah  satunya adalah  bagan  kendali   X   dan s.  Bagan   X   digunakan untuk   pengendalian  rata-rata  suatu   proses  dan  bagan   s  digunakan    untuk   pengendalian variabilitas   atau  pemencaran  proses   berdasarkan   simpangan   baku.   Pada   penelitian    ini menggunakan  material   benda  kerja  baja karbon  rendah  dan  pahat bubut  bentuk  ulir jenis&#13;
HSS dengan  sudut  pahat  60  Proses  pemesinan  u1ir yang  dilakukan    adalah   u1ir M 6 x  I, M8x 1.25, M  10x1.5  clan  M  12x1.75  dengan  putaran spindel  n = 290  rpm.  Dari  hasil&#13;
analisis  data  pengulruran    dapat   diperoleh  bahwa   nilai   pengukuran  rata-rata  dan   nilai variabilitas diameter pits  dan pits  masing-masing  ulir  metrik  dalam  keadaan  terkendali  dan berada  diantara  batas  kendali  atas (UCL)  maupun  batas kendali  bawah  (LCL)  bagan  kendali X   dan s.  Diameter  pits  ulir metrik   yang  mempunyai dugaan  simpangan  baku  universum paling  kecil  adalah  ulir M 8 x 1.25 dengan nilai dugaan o = 0,00278  mm  dan pits ulir metrik yang mempunyai dugaan  simpangan  baku  universum paling  kecil  adalah  ulir  M  10  x  1.5&#13;
dengan  nilai dugaan  o = 0,00364  mm.&#13;
&#13;
Kata Kunci:   Bagan Kendali X  dan s, Ulir Metrik, Diameter Pits, Pits</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119726</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-24 13:54:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-24 13:54:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>