<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119719">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KAPASITAS PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DALAM MANAJEMEN RISIKO BENCANA AKIBAT PERUBAHAN IKLIM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maya Safira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Risiko perubahan iklim terhadap sistem kesehatan, termasuk fasilitas kesehatan, semakin meningkat. Oleh karena itu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama harus mampu mengurangi risiko kesehatan melalui peningkatan kapasitas agar memiliki ketahanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, memvalidasi, dan menguji coba lapangan instrumen yang mengukur kapasitas puskesmas terhadap risiko perubahan iklim. Proses pengembangan instrumen menggunakan metode Research and Development yang meliputi: i) tinjauan pustaka, ii) perancangan instrumen penilaian, dan iii) uji validitas instrumen menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI), serta uji coba lapangan di seluruh Puskesmas Kota Banda Aceh. Tujuh ahli dilibatkan dalam uji validitas. Studi ini mengidentifikasi empat parameter penilaian: i) penilaian risiko iklim dan kerentanan, ii) perlindungan infrastruktur dan perencanaan ketahanan, iii) perencanaan pelayanan darurat dan rujukan, dan iv) adaptasi lingkungan. Dari hasil uji validitas menunjukkan bahwa instrumen tersebut telah memperoleh tingkat validitas yang baik untuk mengukur kapasitas puskesmas terhadap dampak perubahan iklim. Sedangkan hasil uji coba lapangan di seluruh puskesmas di Kota Banda Aceh menunjukkan tingkat kapasitas rendah-sedang pada variabel-variabel penilaian risiko dan perencanaan program terkait perubahan iklim. Dengan adanya hasil penelitian ini, diharapkan pemerintah dapat menerapkan standar prosedur operasi terkait perubahan iklim sehingga puskesmas dapat meningkatkan kapasitas dalam manajemen risiko bencana akibat perubahan iklim.&#13;
&#13;
Kata kunci: kapasitas puskesmas, risiko bencana, perubahan iklim, instrumen penilaian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CLIMATE-SOCIAL EFFECTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119719</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-24 12:50:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-04-23 11:56:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>