<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119696">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS REDAMAN HUJAN TERHADAP FREKUENSI SATELIT KU-BAND DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFNIDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) terdiri  atas beberapa kabupaten besar dimana antar kabupaten memiliki jarak yang cukup luas, dan terpisah oleh keadaan geografis yang terdiri dari gunung-gunung, dimana komunikasi satelit sangat cocok digunakan untuk daerah ini. Salah satu  yang mempengaruhi sistem komunikasi  satelit yaitu redaman hujan, frekuensi yang digunakan  dan satelit itu sendiri. Pada tugas akhir ini akan dilakukan analisis redaman   hujan  untuk 9 daerah  yaitu Banda Aceh, Pidie, Aceh  Utara,  Aceh  Timur,  Aceh  Barat, Aceh  Barat Daya,  Aceh  Selatan,  Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara dengan menggunakan data curah hujan dari tahun 2001•&#13;
2003. Dari  analisa yang dilakukan dapat diketahui bahwa, untuk satelit Palapa C2 redaman hujan rata-rata pertahun selama 3 tahun, untuk redaman hujan tertinggi pada frekuensi  uplink terdapat  pada  daerah  Banda  Aceh, sedangkan   frekuensi downlink redaman hujan  tertinggi  terdapat pada daerah pidie dan redaman  hujan  terendah&#13;
terdapat pada daerah  Aceh Barat Daya. Untuk satelit Europe Star dapat dilihat pada frekuensi  downlink  untuk redaman hujan selama 3 tahun dari tahun 2001-2003  pada&#13;
frekuensi downlink redaman hujan tertinggi terdapat pada daerah Banda Aceh dan redaman  hujan  terendah  terdapat  pada  daerah  Aceh  Timur,  sedangkan  untuk&#13;
frekuensi  uplink  redaman  hujan  tertinggi terdapat pada daerah Banda Aceh,  dan untuk redaman hujan terendah terdapat  pada daerah Pidie. Jadi semakin kecil tingkat redaman hujan maka  sistem yang bekerja semakin baik karena redaman hujan mempunyai pengaruh besar  terhadap kerja sistem komunikasi satelit.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119696</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 22:51:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 22:51:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>