PENGARUH CAMPURAN SERAT FIBER PADA TANAH LEMPUNG DESA LAMBAROH ACEH JAYA TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH DENGAN UJI DIRECT SHEAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH CAMPURAN SERAT FIBER PADA TANAH LEMPUNG DESA LAMBAROH ACEH JAYA TERHADAP PARAMETER KUAT GESER TANAH DENGAN UJI DIRECT SHEAR


Pengarang

ANDRA ALFISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101020008

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.151

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat fiber polypropylene terhadap parameter kuat geser tanah lempung yang berasal dari Desa Lambaroh Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya. Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah lempung dengan simbol kelompok A-7-5 (35). Menurut USCS tennasuk golongan tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi yang disimbolkan OH (Organic High) dengan indeks plastisnya adalah 26,47%. Serat fiber polypropylene (PP) yang digunakan berasal dari toko grosir yang ada di Kota Banda Aceh. Persentase penambahan serat fiber PP yaitu 0%, 0,2% dan 0,4% benda uji dibuat sebanyak 26 sampel dengan perlakuan serat anyaman dan dilepas terdiri dari 78 subsampel. Benda uji untuk direct shear dibuat pada kondisi kadar air optimum (OMC) yang didapat pada pengujian
pemadatan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai sudut geser () tertinggi dicapai pada pencampuran 0,2% serat fiber PP panjang serat 3 cm perlakuan dilepas yaitu sebesar 38,27. Nilai sudut geser ( ) terendah pada campuran 0,4% serat fiber PP perlakuan anyaman ukuran 3x3 cm yaitu sebesar 17,20. Nilai kohesi (c) tertinggi
dicapai pada campuran 0,2% serat fiber PP perlakuan anyaman ukuran serat 3x3 cm
yaitu sebesar 0,49 kg/em, sedangkan nilai kohesi (c) terendah pada campuran 0,4% serat fiber PP perlakuan dilepas untuk panjang serat 2 cm yaitu sebesar 0,30 kg/em. Hasil penelitian secara umum menunjukkan kecendrungan yang sama peningkatan kekuatan geser tanah terjadi pada campuran serat PP 0,2% dengan kondisi optimum terjadi pada perlakuan serat dilepas panjang 3 cm. Dengan demikian penambahan
serat fiber PP mempengaruhi nilai parameter kuat geser tanah (4, c dan t ), hal ini
juga didukung oleh peneliti-peneliti terdahulu. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa serat fiber polypropylene dapat dijadikan sebagai bahan stabilisasi atau perkuatan untuk tanah lempung Desa Lambaroh Kecamatan Jaya Kabupaten Aceb Jaya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK