<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119687">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH KAPUK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HERRISAH PUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pesatnya   perkembangan  ilmu  pengetahuan  dan   tekologi   memacu   terciptanya berbagai  peralatan atau  mesin yang  dapat membantu  atau mempermudah mamusia dalam  melaksanakan  suatu pekerjaan,  sebagaimana proses pemisahan kapuk dengan bijinya   selama    ini   masih    banyak    menggunakan   metode-metode    manual    dan tradisional, seperti  dengan cara  mengandalkan angin dan panas  matahari  ada juga alat yang terbuat dari tabung  berbentuk selinder  dengan mata pencacah terbuat  dari&#13;
bambu yang diberi tangan-tangan yang digerakkan oleh tangan  manusia,  akan tetapi&#13;
metode  ini dianggap masih jauh dari  efisien karena memerlukan  waktu yang lama. Oleh  karena  itu, dalam  penelitian  ini dilakukan  rancang  bangun  mesin pencacah kapuk  dimana  metode pemisahannya  dilakukan   oleh poros  pencacah yang terbuat dari  bahan aluminium yang berdiameter  22 mm dan memeiliki  panjang seluruhnya&#13;
100 mm,  ulkuran mata pencacah  2 mm dan jarak antara  mata pencacah  satu dengan yang lainnya  2  mm,  berputar  dengan   kecepatan maksimum  4000  rpm.  Pada  saat pengujian didapat hasil  kapuk yang bersih  terburai  dengan  waktu yang  cepat  dan pemisahan rata-rata  90,6 %&#13;
&#13;
Kata kunci :  Kapuk, proses pemisahan, mesin pencacah  kapuk</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119687</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 22:02:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 22:02:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>