ANALISIS KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN ACEH UTARA


Pengarang

Teuku Muhammad Johan - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Alfi Rahman - 197712022018041101 - Dosen Pembimbing I
Afrijal - 199104182020121003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1910104010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ialah lembaga yang memiliki tanggungjawab terhadap tugas-tugas dalam penanggulangan bencana banjir, memberikan perlindungan kepada masyarakat dan daerah. Banjir di Kabupaten Aceh Utara setiap tahunnya terjadi, masyarakat mengalami kerugian baik dari sektor ekonomi dan material. Upaya pencegahan dan mitigasi bencana banjir sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak risiko yang ditimbulkan oleh banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja BPBD dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan teori kinerja menurut Agus Dwiyanto dkk, yaitu Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responsibilitas dan Akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dalam menganalisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik penentuan informan ialah purposive sampling dengan jumlah informan 13 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja BPBD dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara belum sepenuhnya berjalan optimal, ditinjau dari kelima indikator teori menurut Agus Dwiyanto. Hal ini ditandai dengan Produktivitas, Kualitas Layanan, dan Responsivitas yang belum optimal, sedangkan Responsibilitas dan Akuntabilitas telah berjalan baik. Selain itu, hambatan dan tantangan yang dihadapi BPBD dalam melakukan upaya pencegahan dan mitigasi bencana banjir seperti luasnya wilayah Kabupaten Aceh Utara, sehingga keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki dan kurangnya partisipasi masyarakat. Kinerja BPBD belum sepenuhnya berjalan optimal, yaitu terkait dengan pemberian sosialisasi dan pelatihan kebencanaan, pemasangan rambu-rambu bencana, pengontrolan pada daerah hulu dan penyediaan tempat center evakuasi masyarakat yang belum secara merata diberikan oleh BPBD. Diharapkan kedepannya BPBD lebih optimal lagi dalam memberikan sosialisasi dan pelatihan kebencanaan, penyediaan rambu-rambu bencana, pengontrolan pada daerah hulu dan penyediaan tempat center evakuasi masyarakat secara merata.

Kata Kunci: Kinerja, BPBD, Pencegahan, Mitigasi, Banjir.

The Regional Disaster Management Agency (BPBD) is an institution that is responsible for tasks in managing flood disasters, providing protection to the community and region. Floods occur every year in North Aceh Regency, the community experiences losses in both the economic and material sectors. Efforts to prevent and mitigate flood disasters are very necessary to minimize the impact of risks posed by floods. This research aims to analyze the performance of BPBD in efforts to prevent and mitigate flood disasters in North Aceh Regency. This research uses performance theory according to Agus Dwiyanto et al, namely Productivity, Service Quality, Responsiveness, Responsibility and Accountability. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach, namely analyzing data using data reduction techniques, presenting data and drawing conclusions. The technique for determining informants was purposive sampling with a total of 13 informants. The results of this research show that BPBD's performance in preventing and mitigating flood disasters in North Aceh Regency has not been fully optimal, in terms of the five theoretical indicators according to Agus Dwiyanto. This is characterized by productivity, service quality and responsiveness which are not yet optimal, while responsibility and accountability have been running well. Apart from that, the obstacles and challenges faced by BPBD in carrying out efforts to prevent and mitigate flood disasters include the vast area of North Aceh Regency, resulting in limited infrastructure and lack of community participation. BPBD's performance has not been fully optimal, namely related to providing disaster outreach and training, installing disaster signs, controlling upstream areas and providing community evacuation centers which have not been evenly provided by BPBD. It is hoped that in the future BPBD will be more optimal in providing disaster outreach and training, providing disaster signs, controlling upstream areas and providing community evacuation centers evenly. Keywords: Performance, BPBD, Prevention, Mitigation, Flood

Citation



    SERVICES DESK