<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119656">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA TINGKAT KEBISINGAN MENGGUNAKAN METODE PENGUKURAN GRID PADA MESIN BUBUT PINDAD PL 1250</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tarmizi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebisingan   merupakan   salah   satu   masalah   lingkungan   yang  perlu   untuk diperhatikan,  karena  kebisingan  tidak  hanya  mengganggu  kesehatan  namun juga  dapat   menurunkan  produktifitas  kerja.   Kebisingan  adalah  suara  yang tidak  diinginkan  yang antara  lain  bersumber  dari  alat-alat  produksi yang pada penelitian  ini bersumber dari mesin bubut Pindad  PL  1250.  Berdasarkan keputusan  Menteri   Tenaga   Kerja  dan  Transmigrasi  bahwa  Nilai   Ambang Batas  kebisingan  sebesar  85  dBA  dengan  waktu pemapar an selama  8 jam.&#13;
Penelitian     ini     bertujuan     untuk     mengukur     tingkat     kebisingan dan membandingkan  hasil  pengukuran  dengan   nilai  ambang   batas  kebisingan yang  sudah  ditetapkan.   Penelitian   dilakukan   di  Laboratorium  Desain  dan Manufaktur Tekik Mesin  Universitas  Syiah Kuala dengan  menggunakan  alat &quot;TES-1358  Sound  Analyzer   Real  Time  I/I   &amp;  1/3   Octave   band  Analysis&quot;. Pengukuran   dilakukan   menggunakan   metode  grid,   yaitu  pengukuran  data kebisingan pada lokasi yang di inginkan  dengan  membagi  lokasi menjadi titik• titik  pengukuran  yang  mempunyai jarak yang sama  antara   tiap-tiap   titik Pengukuran  dilakukan pada 1I titik, jarak tiap-tiap  titik pengukuran adalah 2 meter. Material yang dibubut adalah baja S45C, 0 25 mm, kedalaman potong 2,5 mm,   dan putaran spindel 840 rotasi per menit.   Hasil   penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan  tertinggi yaitu pada titik A (0,5 meter) terhadap   mesin  bubut  sebesar  69,6  dBA  dengan  frekuensi 800  Hz,  tingkat kebisingan  dengan frekuensi tertinggi  yaitu  10.000 Hz terdapat pada titik B yaitu  43,8  dBA. Dari  hasil  pengukuran  dapat  disimpulkan  bahwa  tingkat kebisingan yang  ditimbulkan oleh mesin bubut   Pindad  PL 1250 masih&#13;
dibawah  nilai ambang  batas kebisingan, jadi tingkat kebisingan  dikategorikan masih aman.&#13;
&#13;
Kata Kuni : Tingkat kebisingan, mesin bubut, Pengukuran Grid.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119656</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-22 20:35:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-25 11:35:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>