<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119648">
 <titleInfo>
  <title>DETEKSI KARIES GIGI MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) BERBASIS PYTHON PADA CITRA PANORAMIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meutia Nurvica</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Citra panoramik sangat penting bagi dokter gigi untuk mengetahui kondisi gigi pasien&#13;
sebelum mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, kemampuan dari radiografi&#13;
panoramik masih belum mampu untuk memberikan informasi yang terperinci dalam&#13;
suatu citra, sehingga diperlukan pengolahan citra. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mempermudah mendeteksi posisi karies gigi yang terdapat di dalam citra panoramik&#13;
secara cepat dan tepat dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network&#13;
(CNN). CNN merupakan salah satu algoritma deep learning pengembangan dari&#13;
multi-layer perceptron (MLP) yang telah banyak digunakan dalam mendeteksi objek.&#13;
Deteksi karies gigi diawali dengan proses penyiapan citra data latih, pembuatan&#13;
arsitektur CNN, dan analisis citra pengujian. Citra data latih dipisahkan dengan&#13;
perbandingan 70% untuk data latih dan 30% untuk data uji dari 3300 keseluruhan citra.&#13;
Citra dikategorikan ke dalam dua kelas, yaitu karies dan gigi normal, dengan dimensi&#13;
tinggi 208 piksel dan lebar 208 piksel. Arsitektur CNN yang digunakan memiliki 5&#13;
lapisan konvolusi, dengan penggunaan parameter dropout sebesar 20% dengan&#13;
optimasi adam. Pelatihan dilakukan sebanyak 10 epoch, batch size 32, dan tingkat&#13;
pembelajaran sebesar 0.001. Deteksi karies gigi dilakukan pada tiga citra uji yang&#13;
diperoleh dari rumah sakit, masing-masing berasal dari pasien berusia 9 tahun, 40&#13;
tahun, dan 52 tahun. Hasil deteksi menunjukkan bahwa pada pasien berusia 9 tahun&#13;
terdapat 5 posisi karies, pada pasien berusia 40 tahun terdapat 3 posisi karies dan pada&#13;
pasien berusia 52 tahun terdapat 4 posisi karies yang terdeteksi. GUI yang telah&#13;
dikembangkan akan membantu pengguna, sehingga akan lebih dapat menganalisis&#13;
lebih banyak citra lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa&#13;
program deteksi karies telah menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam&#13;
mendeteksi karies gigi pada citra panoramik. Program ini mampu mencapai akurasi&#13;
sekitar 82% dalam mendeteksi keberadaan karies gigi pada citra panoramik.&#13;
Kata kunci : citra panoramik, karies gigi, deep learning, CNN, GUI.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119648</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-22 15:12:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-22 15:24:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>