<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119638">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBISINGAN  TERMINAL BIS BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedi Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui  kenyamanan  dan  mitigasi  kebisingan yang terjadi akibat aktivitas yang terjadi di kawasan terminal penumpang  Banda Aceh. Kebisingan tersebut dapat timbul dari berbagai aktivitas di komplek terminal serta kebisingan yang  di timbulkan oleh komponen-komponen  di sekitar terminal Teknik  pengambilan   data  yang  dilakukan  adalah  dengan  cara  memvariasikan waktu  secara  linier,  kemudian  mengukur  tingkat  kebisingan  yang  di  timbulkan dengan   menggunakan   Sound   Analyzer    TES-1358.   Titik-titik   pengamatannya adalah: pos jaga  sebelah barat (TI)  dengan kebisingan tertinggi 86,6 dBA ,   pos jaga sebelah timur (T2)  dengan  kebisingan  tertinggi 83,3 dBA,  kantor pusat dan Hall (T3) dengan kebisingan tertinggi 82,6 dBA, mushalla (T4) dengan kebisingan tertinggi 80,6 dBA,  area parkir AKDP (T5) dengan kebisingan tertinggi 81,8 dBA, loket AKDP (T6) dengan kebisingan tertinggi 92, I dBA, ruang tunggu AKDP (T7) dengan   kebisingan   tertinggi   82,7   dBA,   keberangkatan   AKDP   (T8)   dengan kebisingan  tertinggi  84, I  dBA,   ruang  tunggu  AKAP  (T9)  dengan  kebisingan tertinggi 95,0 dBA,  area parkir (TI0) dengan kebisingan tertinggi 84,6 dBA,  kantin (Ill) dengan kebisingan tertinggi 85,6 dBA, perumahan penduduk  sebelah barat (T12) dengan kebisingan  tertinggi  67,3 dBA, perumahan penduduk sebelah timur (T13) dengan kebisingan tertinggi 67,5 dBA, perumahan penduduk sebelah selatan (Ff 4) dengan  kebisingan  tertinggi 69,3 dBA.  Tingkat polusi  suara pada komplek terminal penumpang Banda Aceh telah melampaui batas yang sangat variatiftelah menghasilkan kebisingan yang sudah menimbulkan dampak pada masyarakat yaitu lebih      besar     dari      70     dBA      (Peraturan     Menteri      Kesehatan      No.&#13;
718/Men/Kes/Per/XI/1987).  Yaitu telah mefebihi ambang batas tingkat  kebisingan terminal bis yaitu sebesar 70 dBA yang bisa menyebabkan kerusakan pendengaran.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci:  Mitigasi  kebisingan,  standar  kebisingan,&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119638</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-22 11:41:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-22 11:41:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>