Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH SUBSTITUSI ASBUTON BUTIR TERHADAP STABILITAS DAN PERMEABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS
Pengarang
Hesty Aquina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0604101010051
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.85
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Campuran aspal porus menggunakan aspal modifikasi sebagai bahan pengikat. Salah satu alternatif penanggulangan langkanya aspal modifikasi adalah pemanfaatan bahan-bahan lain yang dapat dijadikan bahan tambah, diantaranya adalah penggunaan aspal alam yang dikenal dengan asbuton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penggunaan asbuton butir sebagai bahan substitusi aspal penetrasi 60/70 terhadap stabilitas, permeabilitas dan terhadap nilai cantabro loss (CL) serta asphalt flow down (AFD). Material yangdigunakan pada penelitian ini adalah aspal penetrasi
60/70, agregat batu pecah, dan asbuton butir Tipe 5/20. Benda uji yang dibuat terdiri dari dua kelompokyaitu: benda uji aspal porus dengan bahan pengikat aspal keras penetrasi 60/70 tanpa asbuton butir. Benda uji ini merupakan benda uji awal sebagai pembanding dan benda uji campuran aspal porus dengan bahan pengikat aspal penetrasi 60/70 dengan asbuton butir sebesar 2%, 4%, 6% dan 8% terhadap total berat campuran. Gradasi mengikuti gradasi terbuka dengan kadar aspal yang digunakan adalah 4,5%; 5,0%; 5,5%; 6,0% dan 6,5%. Pengujian yang dilakukan adalah uji Marshall, cantabro loss (CL) dan asphalt flow down (AFD). Penentuan kadar aspal optimum (KAO) menggunakan Metode Australia. Pengujian permeabilitas dilakukan pada kondisi KAO pada masing-masing persentase asbuton butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai stabilitas dan permeabilitas dengan substitusi asbuton butir lebih baik dibandingkan dengan tanpa substitusi asbuton butir. Stabilitas tertinggi diperoleh pada kadar asbuton butir 8% dan KAO 5,94% dengan nilai stabilitas sebesar 448,55 kg. Untuk uji cantabro loss diperoleh nilai terendah pada persentase asbuton butir 0% dan KAO 5,78% dengan nilai sebesar 17,23% dan untuk nilai asphaltflow down (AFD) terendah diperoleh pada persentase asbuton butir 6% dan KAO 5,71% dengan nilai sebesar 0,20%. Sedangkan nilai permeabilitas tertinggi diperoleh pada persentase asbuton butir 8% pada KAO 5,94% dengan nilai 0,2685 cm/detik.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH SUBSTITUSI ASBUTON BUTIR TERHADAP DURABILITAS DAN PERMEABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS (Kusmira Agustian, 2024)
PENGARUH PENCAMPURAN DAHAN MORTAR TANPA AIR TERHADAP STABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS (Furqaan Hidayat, 2024)
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK HDPE 4% TERHADAP KARAKTERISTIK ASPAL PORUS DENGAN SUBTITUSI ABU BATUBARA SEBAGAI FILLER (HENDRA SETIAWAN, 2020)
PENGARUH PENGGUNAAN WETFIX-BE SEBAGAI ZAT ADITIF TERHADAP PERMEABILITAS PADA ASPAL PORUS (Ulyatun Nisak, 2016)
PENGARUH SUBSTITUSI STYROFOAM PADA ASPAL TERHADAP KARAKTERISTIK ASPAL PORUS DENGAN ABU VULKANIK GUNUNG SINABUNG SEBAGAI FILLER (M JAWAD URFAN NAZMI, 2020)