<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119614">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZULFIAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses   pengerjaan   logam    dengan   menggunakan   mesin   bubut    dalam   proses pembuatan   komponen-komponen  mesin  sering  kita  temukan,  mulai  dari  reparasi bengkel  kecil  sampai industri-industri besar. Ketelitian,  kepresisian dan  keakuratan pada  mesin bubut sangat  menentukan hasil proses bubut,  untuk itu pada mesin  bubut ini akan  dilakukan pengujian kebulatan  spindle, kerataan  dan kelurusan  permukaan meja.  Untuk  melakukan pengujian  digunakan  alat-alat  seperti Dial  indicator  dan Water  Level  semu pengukuran  dilakukan  dengan  menggunakan  alat  ukur  Dial Indicator  dan   Water   Level   sebagai   alat   bantu.   Metode   pengukuran  dilakukan tergantung pada jenis pengujian sesuai  dengan   ketentuan  dari  mesin.  Dari  hasil pengujian kebulatan spindle,  kelurusan dan  kerataan  pada  meja mesin  bubut, dapat diketahui  dengan menggunakan dial  indicator  dan  water  level. Pengujian kebulatan spindle yang di  uji pada   material yang telah  dibubut dengan  mesin  tersebut  tidak&#13;
mengalami penyimpangan yang berarti dan masih  dalam  tahap  toleransi yang telah&#13;
diberikan, maka dapat  disimpulkan bahwa kondisi  mesin dalam keadaan baik Ketidaklurusan yang dialami  meja bubut yaitu sebesar  0.068 mm,  dan telah melewati toleransi  yang diberikan, jadi keadaan  meja mesin tidak  baik.  Penyimpangan ketidakrataan sebesar  -0.02 mm  dari  toleransi yang diberikan,  berarti kondisi  mesin mengalami pemurunan.  Penyimpangan terjadi karena adanya  keausan  meja,  gesekan antara  apron  (cross slide) dengan  meja, getaran mesin dan faktor mesin yang telah lama terpakai&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Mesin Bubut, Kebulatan Spindel,  Kelurusan, Kerataan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LATHES</topic>
 </subject>
 <classification>621.942</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119614</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-21 06:26:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-22 12:28:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>