<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119596">
 <titleInfo>
  <title>MODIFIKASI DAN UNJUK KERJA MESIN SCHEPPACH TYPE HM 02 KOMBI 02</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NISFAN RAHYUDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mesin   scheppach adalah   suatu   mesin  perkakas yang  mampu   melakukan   proses  pemesinan penggergajian  (Sawing)  dan  pengetaman (milling) pada material  jenis  kayu.  Mesin  scheppach digerakkan oleh sebuah  motor listrik dengan daya 1,4  kW dan putaran  2800 rpm dan menggunakan  sistem transmisi  sabuk-puli. Pada proses modifikasi  mesin scheppach ini,  kriteria penentuan elemen  mesin dilakukan  dengan   mengemukakan analisa  studi  literatur  dan  studi lapangan  pada industri  yang menggunakan mesin-mesin  yang sejenis.  Dari  hasil  perhitungan diperoleh  elemen  mesin yang digunakan  pada mesin scheppach  adalah  sabuk-V tipe  A  dengan panjang sabuk 1143  mm dan untuk puli  penggerak  dengan  diameter   100  mm.  Selanjutnya  untuk pengujian  kemampuan kerja mesin dilakukan dua kali  dimana  pengujian  pertama terhadap tiga jenis kayu yaitu  simantok,  meranti,  dan damar, selanjutnya  pengujian  kedua dilakukan dengan menggun akan jenis  kayu  Jati  yang kemudian  dibandingkan  dengan  kayu simantok. Dari  hasil pengujian  kemampuan kerja  mesin  untuk masing-masing proses pemesinan  diperoleh  waktu pemotongan yang paling lama  adalah  pada pengerjaan kayu  simantok  yaitu  untuk pengujian pertama proses gergaji  berlangsung  selama   3  menit  7 detik  dan proses ketam  5  menit  39  detik, dan pada pengujian kedua  proses gergaji selama 51  detik.&#13;
&#13;
Kata kunci  :   Scheppach, sawing, milling, elemen mesin simantok, meranti, damar.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119596</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-20 11:44:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-20 11:44:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>