<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119582">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN EMULGEL KOMBINASI MINYAK NILAM DAN MINYAK PALA SEBAGAI ANALGETIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asysyawalil Jannati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Formulasi sediaan emulgel kombinasi minyak nilam dan minyak pala dan uji aktivitasnya sebagai analgetik telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mutu dan aktivitas analgetik sediaan emulgel minyak nilam dan minyak pala. Formulasi sediaan emulgel dibuat menjadi 5 formula yaitu F0 sebagai kontrol negatif yang tidak mengandung minyak, serta F1, F2, F3 dan F4 yang mengandung minyak nilam dan minyak pala dengan konsentrasi yang bervariasi, yaitu konsentrasi minyak nilam 4% tanpa minyak pala (F1), minyak pala 6% tanpa minyak nilam (F2), kombinasi minyak nilam 4% dan minyak pala 6% (F3) serta kombinasi minyak nilam 2% dan minyak pala 3% (F4). Voltaren® emulgel digunakan sebagai kontrol positif. Evaluasi sediaan dilakukan dengan menguji organoleptik, homogenitas, daya lekat, daya sebar, pH, stabilitas, viskositas, sentrifugasi, dan iritasi. Uji aktivitas analgetik dilakukan dengan metode rangsangan panas menggunakan hot plate. Hasil evaluasi sediaan menunjukkan bahwa formula emulgel F0, F1, F2, F3, dan F4 memiliki homogenitas, daya lekat, daya sebar, pH, dan viskositas yang memenuhi standar serta tidak mengiritasi saat digunakan. Hasil uji stabilitas sediaan selama 6 siklus menunjukkan bahwa sediaan F0, F1, F2, F3, dan F4 stabil serta tidak berbeda signifikan secara statistik. Hasil uji aktvitas analgetik menunjukkan bahwa sediaan F2, F3, dan F4 memiliki aktivitas analgetik yang berbeda signifikan, sedangkan sediaan F1 dan F4 tidak berbeda signifikan dan formula terbaik adalah F3 yang mengandung kombinasi minyak nilam 4% dan minyak pala 6%. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa minyak nilam dan minyak pala dapat diformulasikan sebagai sediaan emulgel, memenuhi persyaratan mutu sediaan yang baik dan memiliki aktivitas analgetik paling baik pada F3. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Analgetik, minyak nilam, minyak pala, metode hot plate &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119582</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-19 10:50:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-19 11:05:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>