<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119574">
 <titleInfo>
  <title>MODIFIKASI MEMBRAN POLIVINILIDENA FLUORIDA DENGAN PENAMBAHAN ADITIF POLYETHYLENE GLYCOL DAN BIORESIN JERNANG UNTUK PENYISIHAN SENYAWA ORGANIK DALAM AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azizia Harmes</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fouling adalah masalah utama yang terjadi pada aplikasi membran hidrofobik seperti polivinilidena fluorida (PVDF). Berbagai strategi telah diterapkan untuk mencegah pengotoran, termasuk modifikasi permukaan membran dengan menggabungkan polimer dan aditif hidrofilik. Dalam penelitian ini, penggunaan gabungan dua aditif organik, polietilen glikol (PEG) dari kelompok sintesis (non-bio) dan jernang dari kelompok bioresin, telah diselidiki. Masalah lain yang timbul dengan penggunaan aditif organik terkait dengan stabilitas kimia yang rendah. Oleh karena itu, reaksi koordinasi dengan ikatan kovalen Fe3+ juga telah dilakukan untuk meningkatkan stabilitas membran. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kombinasi kedua aditif tersebut terhadap sifat dan kinerja membran PVDF. Lima jenis membran film tipis dengan komposisi yang berbeda dibuat dengan metode non-solvent induced phase separation (NIPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran M-PD (PVDF/PEG/Jernang) meningkatkan hidrofilisitas membran sehingga menghasilkan fluks air murni yang tinggi (98,7 L/m2h) dan rejeksi asam humat yang sangat baik (99,09%). Namun reaksi koordinasi dengan PEG dan Fe3+ serta PEG/Jernang dan Fe3+ mengakibatkan berkurangnya fluks air dan asam humat. Reaksi koordinasi berhasil meningkatkan stabilitas membran yang dibuktikan dengan nilai flux recovery ratio (FRR) &lt; 100%. &#13;
&#13;
Kata kunci: fouling, bioresin jernang, polietilen glikol, polivinilidena fluoride, reaksi koordinasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEMBRANE PROCESSES - CHEMICAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>660.284 24</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119574</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 20:14:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-23 10:17:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>