<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119562">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN PEMANFAATAN AGREGAT BEKAS DAN ASBUTON BUTIR PADA CAMPURAN BETON ASPAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARIFAH FATHMAH ZUHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerusakan    pada    lapisan    perkerasan    jalan   tidak   dapat    dihindari,    sehingga diperlukan   pemeliharaan.  Pemeliharaan   jalan  biasanya  dilaku.kan  dengan menambah   lapisan   baru   diatas   permukaan   jalan   lama   (overlay)  yang   dapat menyebabkan  elevasi  muka  jalan  terus  bertambah   dan  keterbatasan  persediaan aspal  keras  sebagai  bahan  pengikat.  Solusi  untuk  mengatasi  hal tersebut adalah dengan  cara pengerukan   lapis permukaan  sebelum  diJaku.kan  peJapisan  baru  dan pemanfaatan  bahan  alam  yang  tersedia  di  Indonesia  seperti  asbuton  butir  yang dapat  berfungsi  mengganti  aspal  keras  sebagai  bahan  pengikat.  Untuk memanfaatkan   hasil   kerukan   yang   terbuang   setelah   pengerukan    lapisan pennukaan  lama  tersebut   dilakukan   dengan   metode   daur  ulang  pada  material bekas   yang  dikenal  dengan  RAP   (Reclaimed Asphalt  Pavement).  Berdasarkan pennasalahan   tersebut,    maka    dilakukan     suatu    penelitian     yaitu  mengenai&#13;
karakteristik   aspal  beton  pada  campuran  panas  dengan  modifikasi   agregat  baru dan  agregat  bekas  hasil  ekstraksi  dengan  asbuton  butir  sebagai  binder terhadap parameter  Marshall.  Penelitian  ini bertujuan  untu.k mengetahui  pengaruh  variasi penggunaan agregat baru dan agregat bekas pada lapis aus permukaan dengan menggunakan  asbuton   butir  5/20  dan peremaja  Pen  60/70  sebanyak   5%  pada campuran  beraspal  panas. Suhu pencampuran dilakukan  pada  150°C. Variasi  yang diambil  yaitu  agregat  baru   l 00%  sebagai  pembanding   dan  agregat  bekas  75% dengan  agregat  baru  25%  serta  sebaliknya. Nilai  Kadar Aspal  Optimum  (KAO) didapat  dari  15  benda  uji  awal   dengan  menggunakan agregat  baru  100% yaitu sebesar   6,60%.  Pembuatan   benda   uji  variasi   agregat   baru  dan  agregat   bekas dengan  nilai KAO  untuk masing-masing variasi pencampuran berjumlah  3 benda uji,  sedangkan   untuk   uji   durabilitas   sebanyak   9  benda   uji.     Hasil   evaluasi parameter  Marshall,  untuk  semua  variasi  pencampuran agregat  baru  dan agregat bekas  memenuhi  spesifikasi.  Sedangkan  nilai  durabilitas hanya pada  variasi  25% agregat  baru  dan  75%  agregat  bekas  yang  tidak  memenuhi   nilai  stabilitas   sisa&#13;
setelah  rendaman  24 jam yaitu 79,52%  tetapi  hampir mendekati nilai IRS yaitu &gt;&#13;
80%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119562</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 13:56:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 14:41:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>