<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119560">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP PERIODE HIJAU PADA PERSIMPANGAN YANG DIATUR LAMPU LALU LINTAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZULFIKAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang penulisan Tugas Akhir ini adalah karena pada Persimpangan  Lingkar Keunire  clan Simpang Garot(Pidie) sering terdapat kendaraan yang menunggu akibat keterbatasan  dalam hal pengaturannya.  Penelitian  ini bertujuan  untuk  menghitung kembali pengaturan periode waktu  yang sesuai agar arus kendaraan dari satu persimpangan  ke persimpangan berikutnya tetap mendapat periode hijau berdasarkan kecepatan  kendaraan  pada  pias jalan antara  persimpangan.  Untuk  itu  dilakukan pengamatan  volume  dan komposisi lalu lintas,        kecepatan  kendaraan  mendekati persirnpangan,  kecepatan   kendaraan  pada  pias  jalan   antara  persimpangan,   serta dimensi geometrik masing-masing persimpangan. Pengamatan volume dan komposisi lalu  lintas   dilakukan  pada  hari  Kamis,   Jumat,  Sabtu  dan  Minggu.   Dari  hasil pengolahan  data, untuk  masing-masing   phase  pada setiap persimpangan   diperoleh: panjang  periode kuning.  panjang waktu  siklus  atau cycle time (CT),  panjang periode hijau  dan  merah.  Panjang  waktu  siklus  pada  Simpang  Lingkar  Keunire  adalah  50 detik  dan Simpang Garot(Pidie)  41  detik.  Untuk  pengkoordinasian  lampu lalu  lintas di   kedua   simpang  diiakukan    pengujian   dengan   rumus   Morlok   (1995)   tentang geiombang hijau terhadap 2 buah nilai CT. Pada pengujian ini dilakukan penyesuaian panjang    periode   hijau   dengan   kecepatan   kendaraan   pada   pias  jalan  antara persimpangan.  Kecepatan  kendaraan arah  gerakan pergi  pada pias  antara  Simpang Lingkar Keunire-Garot(Pidie) adalah 5,226 m/dt. Kecepatan  kendaraan arah gerakan pulang pada pias antara  Simpang  Garot(Pidie)-Lingkar Keunire  adalah  5.489 m/dt. Dari Kedua nilai  CT, nilai 50 detik lebih sesuai.  Sehingga dengan nilai CT 50 detik dan  nilai  kecepatan  antara  persimpangan,  didapatkan  panjang  periode  hijau  untuk arah gerakan pergi pada Simpang Lingkar Keunire arah Medan-Sigli sebesar 18 detik, periode kuning  6 detik. Untuk arah gerakan  pulang pada Simpang Garot(Pidie)  kaki simpang Banda Aceh-Sigli periode hijau sebesar 22 detik, periode kuning 5 detik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119560</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 13:36:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-18 13:36:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>