PENGARUH PENCAMPURAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG ULEE GLEE PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENCAMPURAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP NILAI PARAMETER KUAT GESER TANAH LEMPUNG ULEE GLEE PIDIE JAYA


Pengarang

AGUS MAHDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101020002

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat sabut kelapa terhadap nilai parameter kuat geser tanah lempung yang berasal dari Ulee Glee Pidie Jaya. Tanah tersebut menurut kJasifikasi AASHTO tergolong jenis tanah lempung dengan simbol kelompok A-7-5 (25). Menurut USCS termasuk golongan tanah lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi yang disimbolkan OH (Organic High) dengan indeks plast:isnya adalah 20,42%. Serat sabut kelapa yang digunakan berasal dari Ulee Kareng Kota Banda Aceh. Persentase pencampuran serat sabut kelapa dengan variasi yaitu 0%, 0,2%, 0,4%, dan 0,6% terhadap berat kering tanah dengan panjang serat 2 cm dan 3 cm. Benda uji dibuat sebanyak 21 sampel dengan perlakuan dicampur terdiri dari 63 subsampel benda uji.Hasil penguian proctor tanpa campuran didapat nilai OMC 26,80% dengan berat isi kering tanah (y) 1,34 1,34 gr/cm'. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai sudut geser
( ¢) tertinggi dicapai pada pencampuran optimum 0,4% serat sabut kelapa panjang serat 3 cm perlakuan dicampur yaitu sebesar 38,33. Nilai sudut geser () terendah dicapai pada pencampuran 0,6% serat sabut kelapa panjang serat 2 cm dengan
perlakuan dicampur yai tu sebesar 22,31. Nilai kohesi (c) tertinggi dicapai pada
campuran optimum 0,4% serat sabut kelapa dengan perlakuan dicampur panjang serat 3 cm yaitu sebesar 0,93 kg/cm' dan Nilai kohesi (c) terendah dicapai pada campuran maksimum 0,2% serat sabut kelapa dengan panjang serat 2 cm. Hasil penelitian ini secara umurn menunjukkan kecenderungan yang sama peningkatan kekuatan geser tanah terjadi pada pencampuran optimum serat sabut kelapa 0,4% dengan perlak:uan serat sabut kelapa dicampur panjang 3 cm. Dengan demikian penambahan serat sabut kelapa dapat mempengaruhi nilai parameter kuat geser tanah ( , c ). Berdasarkan basil perhitungan menunjukkan bahwa serat sabut kelapa dapat
dijadikan sebagai bahan stabilisasi atau perkuatan untuk tanah lempung Ulee Glee
Pidie Jaya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK