Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT BUATAN TERHADAP POTENSIAL KOROSI BETON BERTULANG
Pengarang
Zulhaiban - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504102010086
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
693.54
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Proses karbonisasi dan instrusi ion khJorida adalah dua fak:tor utama yang menyebabkan lapisan pasif baja tulangan rusak. Lingkungan yang korosif juga mempengaruhi umur dan durabilitas dari beton sehingga korosi yang terjadi pada baja tulangan akan semakin cepat. Selain lingkungan yang korosif, terdapat juga fak:tor lain yang mempengaruhi cepat atau lambatnya korosi, seperti material pengisi dari beton. Pernilihan beton dengan mensubstitusikan agregat buatan seperti kaca dan keramik merupakan salah satu strategi proteksi korosi. Penelitian ini mengkaj i aspek korosi dari baja tuJangan untuk mengetahui resiko korosi yang akan terjadi pada beton bertulang substitusi agregat buatan. Pemilihan dan pergantian agregat pengisi beton akan diajukan sebagai penelitian untuk mengkaji pengaruh potensial korosi baja tulangan dalam beton dengan substitusi agregat kaca dan kerarnik dilingkungan khJorida. Agregat buatan disubstitusikan secara parsial ke dalam beton dengan persentase 5%, I 0%, 15%, 20%, 25% dan 30%, kemudian direndam di dalam air laut buatan (3,5% NaCl). Metode Half Cell Potential Mapping digunakan sebagai salah satu cara untuk mengetahui potensial korosi yang akan terjadi pada beton bertulang selama dua belas bulan dengan periode pengambilan data dua bulan sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergisasi agregat buatan berupa kaca dan keramik tidak berdampak pada meningkatnya nilai potensial korosi tulangan di dalam beton serta memiliki resiko korosi yang mendekati atau sama dengan beton bertulang agregat alam. Sedangkan fak:tor dari perendaman yang dilakukan untuk 19 spesimen benda uji ke dalam air laut buatan 3,5% NaCl memberikan pengaruh terhadap nilai potensial korosi tulangan di dalam beton. Semakin lama proses perendaman, maka nilai potensial korosi yang terukur akan semakin tinggi (negatif). Hal ini dapat ditunjukkan dengan perubahan nilai potensial korosi yang terukur di atas permukaan beton pasca curing yang berkisar pada range > -200 mV sampai dengan
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGGUNAAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) BERBAHAN DASAR SERAT PISANG ABAKA UNTUK PERKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG (MUHAMMAD IQBAL, 2020)
STUDI LAJU KOROSI TULANGAN ELEMEN BETON BERTULANG PADA VARIASI MUTU BETON BUSA DENGAN POZZOLAN SEBAGAI BAHAN PENGISI (Zubaidi Amri, 2017)
STUDI POTENSIAL KOROSI BETON BUSA BERTULANG DENGAN POZZOLAN SEBAGAI BAHAN PENGISI MENGGUNAKAN METODE HALF-CELL POTENTIAL MAPPING (Ammar Ramzy, 2017)
ANALISIS POTENSIAL KOROSI TULANGAN PADA BETON SUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLAN, ABU SEKAM PADI, DAN ABU TEMPURUNG KELAPA (Tharisya Athaya, 2025)
STUDI PENGARUH NILAI COGNITIVE DAN SOCIAL PARAMETER PADA PSO TERHADAP KINERJA BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI BETON BERTULANG (Ahmad Julianda, 2019)