PERENCANAAN KAPASITAS TAMPUNGAN EMBUNG TWI GLUMPANG KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN KAPASITAS TAMPUNGAN EMBUNG TWI GLUMPANG KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Erichson Febri Sinaga - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Embung Twi Glumpang direncanak.an di Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar tepatnya di Desa Krueng Kalee yang berjarak ± 16,5 km dari kota Banda Aceh. Lokasi rencana Embung Twi Glumpang ini merupakan daerah cekungan yang dapat digunakan sebagai tampungan air, sehingga kebutuhan air masyarakat di bagian hilir dapat terpenuhi. Sumber air utama Embung Twi Glumpang adalah sungai Krueng Iniem yang termasuk dalam anak sungai Krueng
Kalee dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah 6,85 km2. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari data topografi, data hidrologi, klimatologi, data tanah dan data penduduk. Evapotranspirasi potensial dihitung dengan metode Penman. Ketersediaan air dianalisa dengan Metode Mock,
kapasitas produksi dihitung dengan Metode Rippl. Dari hasil perhitungan
diperoleh evapotranspirasi maksimum terjadi pada bulan Agustus yaitu 4,94
mm/hari dan minimum pada bulan Oktober yaitu sebesar 4,23 mm/hari. Ketersediaan air yang digunakan dalam perencanaan adalah hasil perhitungan metode Mock dengan debit andalan terbesar terjadi pada bulan Desember yaitu 0,06 m/dtk dan minimum pada bulan September yaitu sebesar 0,01 m/dtk. Kebutuhan air direncanakan untuk air bersih di 6 Desa dalam Kecamatan Darussalam yaitu Desa Krueng Kalee, Desa Lambaro Sukon, Desa Lambibeu,
Desa Siem, Desa Lambiheu La, dan Desa Lam Reh dengan kebutuban 4,712 orang. Kebutuhan air irigasi dihitung dengan sistem tanam golongan (Intermitten) yang dimulai pada awal bulan November untuk sistem tanam golongan pertama.
Kapasitas tampungan kebutuban dari hasil simulasi terhadap produksi embung diperoleh sebesar 90.000 m3 sementara kapasitas yang tersedia di alam sebesar 91136,407 m3. Analisa sedimentasi berdasarkan erosi lahan yaitu sebesar 27,70 m3/tahun. Perkiraan umur guna embung yaitu selama 32 tahun dengan tinggi
rencana embung 14 m.











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK