TINJAUAN KEJADIAN BANJIR SUNGAI KRUENG TEUNOM UNTUK DURASI HUJAN LEBIH LAMA DARI CURAH HUJAN HARIAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN KEJADIAN BANJIR SUNGAI KRUENG TEUNOM UNTUK DURASI HUJAN LEBIH LAMA DARI CURAH HUJAN HARIAN


Pengarang

Ery Alfiadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sungai Krueng Teunom adalah sungai yang terletak di dua kabupaten, yaitu bagian hulunya terletak di Kabupaten Pidie dan hilirnya berada di daerah pesisir Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh dan bermuara ke Samudera Hindia. Curah
hujan yang cukup tinggi di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Teunom menyebabkan hampir disetiap musim penghujan disepanjang tahun mengalami kebanjiran di sungai bagian hilir dan sangat menggangu berbagai aktifitas masyarakat di sekitar sungai. Sumber aliran sungai ihi berasal dari DAS Kreung Teunom yang mempunyai luas 2384 km2 dan kemiringan sungai utamanya sebesar 0,0087. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalch untuk mengetahui besaran dan waktu terjadinya banjir yang disebabkan oleh hujan yang durasinya lebih lama dari durasi hujan harian, yaitu deri satu sampai tujuh harian. Ruang lingkup penulisan ini terdiri dari analisis karakteristik DAS, kondisi fisiografi sungai, perhitungan curah hujan areal, distribusi hujan, curah hujan rencana, inteusitas hujan, dan debit banjir rencana yang menggunakan data curah hujan dari satu sarnpai tujuh harian. Indeks tingkat percabangan sungai menunjukkan bahwa pada sungai dengan orde 5 - 6 yang mengalami kebanjiran. Curah hujan areal DAS rata-rata yang dihitung dengan menggunakan metode aritmatika diperoleh sebesar 105,94 mm/hari, 177,21 mm/hari, 163, 21 mm/hari, 186,26 mm/hari, 208,31 mm/hari, 228,57 mm/hari, 246,28 mm/hari masing-masing untuk curah hujan satu sampai tujuh harian. Perhitungan distribusi hujan dilakukan dengan metode Gumbel Tipe I, dengan besaran hujan rencana periode ulang 100 tahun untuk durasi hujan satu sampai tujuh harian masing-masing sebesar 210,93 mm/hari, 292,10 mm/hari, 311,38 mm/hari, 349,98 mm/hari, 374,49 mm/hari, 428,51 mm/hari, dan 492,57 mm/hari. Hasil perhitungan debit banjir rencana yang menggunakan metode hidrograf satuan Nankayatsu untuk periode l00 tahun diperoleh hasil sebesar 4607 m3/det, 6380 m3/det, 6801 m3/det, 7644 m3/det, 8180 m3/det, 9359 m3/det, dan 10759 m3/det masing- masing debit untuk banjir rencana untuk durasi hujan satu sampai tujuh harian.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK