<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119520">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN KEJADIAN BANJIR SUNGAI KRUENG TEUNOM UNTUK DURASI HUJAN LEBIH LAMA DARI CURAH HUJAN HARIAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ery Alfiadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai  Krueng  Teunom  adalah  sungai  yang  terletak  di  dua  kabupaten,  yaitu bagian hulunya terletak di Kabupaten Pidie dan hilirnya berada di daerah pesisir Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh dan bermuara ke  Samudera Hindia.  Curah&#13;
hujan  yang   cukup  tinggi  di   daerah  aliran   sungai   (DAS)     Krueng   Teunom menyebabkan  hampir  disetiap  musim  penghujan  disepanjang  tahun  mengalami kebanjiran   di   sungai   bagian   hilir  dan   sangat   menggangu   berbagai    aktifitas masyarakat di sekitar sungai.  Sumber aliran sungai ihi berasal dari DAS Kreung Teunom  yang  mempunyai   luas   2384  km2  dan  kemiringan  sungai  utamanya sebesar 0,0087. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalch untuk mengetahui  besaran dan  waktu  terjadinya  banjir  yang  disebabkan  oleh  hujan  yang  durasinya  lebih lama dari durasi hujan harian,  yaitu deri satu sampai tujuh harian. Ruang lingkup penulisan  ini  terdiri  dari  analisis  karakteristik  DAS,  kondisi  fisiografi   sungai, perhitungan curah  hujan  areal,  distribusi  hujan,  curah  hujan rencana,  inteusitas hujan,  dan debit banjir  rencana   yang menggunakan  data  curah  hujan dari  satu sarnpai tujuh harian. Indeks tingkat percabangan sungai menunjukkan  bahwa pada sungai dengan orde  5  - 6  yang mengalami kebanjiran.  Curah hujan areal  DAS rata-rata yang dihitung  dengan menggunakan metode aritmatika diperoleh sebesar 105,94  mm/hari,   177,21   mm/hari,   163,  21   mm/hari,   186,26   mm/hari,  208,31 mm/hari, 228,57 mm/hari, 246,28 mm/hari masing-masing untuk curah hujan satu sampai   tujuh  harian.   Perhitungan  distribusi   hujan  dilakukan  dengan  metode Gumbel  Tipe  I,  dengan  besaran  hujan  rencana periode  ulang  100  tahun  untuk durasi  hujan  satu sampai  tujuh  harian masing-masing  sebesar 210,93  mm/hari, 292,10   mm/hari,   311,38   mm/hari,   349,98   mm/hari,   374,49   mm/hari,  428,51 mm/hari,  dan  492,57   mm/hari.   Hasil  perhitungan  debit  banjir  rencana  yang menggunakan  metode  hidrograf  satuan  Nankayatsu  untuk  periode   l00  tahun diperoleh hasil  sebesar 4607 m3/det, 6380 m3/det, 6801 m3/det, 7644 m3/det, 8180 m3/det, 9359 m3/det, dan 10759 m3/det masing- masing debit untuk banjir rencana untuk durasi hujan satu sampai tujuh harian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FLOODS - ENGINEERING CONTROL</topic>
 </subject>
 <classification>627.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119520</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 12:20:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-17 15:23:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>