<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119495">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI GRAFIS UNTUK IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MOTOR INDUKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Reza Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembahan torka terhedap kecepatan pada motor induksi sangat berperan didalam mengalialisa    identifikasi     karakteristik    torka.     Pcnyebab    teriadi    perubahan karakteristik  torka  adalah  berubahnya  tegangan  sumber.  tegangan  pada  rotor. frekuensi.   tegangan   dan   frekuensi,   Setiap   terjadinya   perubahan   salah   satu parameter motor dapat diidentifikasi karakteristik torka. Sehingga dengan adanya pembuatan   program   simulasi   akan   memudahkan   untuk   mengetahui   bentuk visulisasi  karakteristik  torka.  Perbedaan  putaran  relatif antara  stator  dan  rotor disebut  slip.  Bertambahnya  beban  akan  memperkecil  torka  motor,  yang  oleh karenanya  akan  memperbesar  pula arus  induksi  pada rotor.  sehingga slip antara medan putar stator dan putaran rotor pun akan bertambah besar. Ada  dua langkah un(uk   mendapatkan   parameter   motor   induksi   yailu   pengujian   motor   dengan menggunakan    beban  no!   dan   pr.ngujian   motor   dengan   cara   rotor   ditahan.  Kesalahan   yang   terjadi   dapat   dijaga   sekeci   mungkin      dennnnnngan menggunakan tetapan rangkaian ekivalen.  Darti hasil pengujian tegangan stator 220 volt torka awal 79.477  Nm  dan  torka  puncak  130.029  Nm  pada  slip  0.316 dengan  kecepatan   1026.75  rpm  sedangkan  pada  saat  tegangan   175   volt  torka  mula-mula  50.289  Nm  dan  torka  puncak  82.276  Nm  pada  slip  0.316  dengan kecepatan tetap  1026.75  rpm.  Hal  ini menunjukkan  bahwa pengujian pengubahan tegangan  stator tidak tejadi perubahan kecepatan dan slip pada motor induksi.  &#13;
&#13;
Kata kunci   :  karakteristik. identifikasi. torka</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119495</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 13:09:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 13:09:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>