<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119492">
 <titleInfo>
  <title>AUDIT ENERGI LISTRIK TERHADAP KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN PADA JARINGAN TEGANGAN RENDAH TRANSFORMATOR DISTRIBUSI (TINJAUAN PADA PENYULANG LUBUK RANTING LAMBARO CABANG BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Reza Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada saat ini seiring dengan meningkatnya pertumbuhan pembangunan maka kebutuhan akan energi  listrik pun turut meningkat.  Energi  listrik biasanya dialirkan ke  rangkaian listrik oleh transformator berfasa tiga. Transformator idealnya mengalirkan energi listrik berfasa tiga yang seimbang, yang berarti bahwa pada ketiga fasa tersebut terdapat beban&#13;
yang  identik.  Akan  tetapi  pada  kondisi  di  lapangan  teriadi  ketidckseimbangan  beban pada   tiap   fasa.   Umumnya    hal   ini   dikarenakan   oleh   penyambungan   beban-beban konsumen yang tidak merata di tiap-tiap fasa  (fasa R,  fasa S,  dan fasa T), dan jumlah beban     serta    waktu     penggunaan     beban    oleh     konsumen    yang     tidak     sama. Ketidakseimbangan  beban  tersebut  menimbulkan  arus  pada  penghantar  netral  yang dapat  menimbulkan  losses.   Penelitian  dilakukan  untuk  keseluruhan jaringan tegangan rendah  transformator  distribusi  yang  berada  di  Penyulang  lubuk  Ranting  Lambaro. Perhitungan   yang   dilakukan   berdasarkan   data   sekunder   berupa   data   pembebanan transformator (USD-07), data elektrikal kabel, serta besarnya tarif dasar listrik yang saat ini    berlaku.    Dari    penelitian    tugas    Akhir    ini    diketahui    total    losses    akibat ketidakseimbangan  beban  yang  teriadi  pada  jaringan  tegangan rendah  transformator distribusi  di  Penyulang Lubuk  Ranting Lambaro  mencapai  576,642  kilowatt  per hari,sehingga  dalam  kurun  waktu  sebulan  pihak  PT.  PLN  (Persero)  Cabang  Banda  Aceh mengalami kerugian hingga Rp  13.666.424 perbulan.&#13;
&#13;
Kata kunci    : Audit energi, ketidakseimbangan beban, losses jaringan tegangan rendah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119492</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 12:55:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 12:55:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>