<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119469">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERFORMANSI POMPA TORAK UNTUK PENGALIRAN TAWAS DI PDAM TIRTA DAROY BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEDI SALAMUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan fluida dari suatu tempat ke  tempat yang  lain,  atau dari suatu tempat yang  bertekanan rendah ke tempat yang bertekanan lebih tinggi melalui sistem perpipaan.   Tawas  merupakan salah satu bahan yang dibutuhkan  oleh PDAM  Tirta  Daroy Banda Aceh  untuk proses  koagulasi yang bertujuan  menghilangkan kotoran,  lumpur dan pasir serta zat-zat organik yang terdapat di dalam air supaya mengendap. Agar proses koagulasi dapat berlangsung dengan baik dan  menghemat  penggunaan  tawas,  maka  tawas  yang  berbentuk padatan  dicampur dengan air lalu diaduk supaya berbentuk larutan.  Untuk mengalirkan larutan tawas dan air tersebut dari bak pengadukan ka bak sedimentasi digunakan pompa  torak (reciprocating)  dengan kapasitas  632 l/h dan  tekanan maksimum 12  bar.  Pompa torak digunakan  untuk  mengalirkan fluida yang berbentuk larutan kimia dan kapasitas yang diinginkan  kecil,  tetapi  mempzmyai head yang tinggi.  Adapun  kapasitas  masuk pomp intake  sebesar  0,361  m'ls  dan  kapasitas  keluar  bak sedimentasi sebesar  0,391  m'ls, sehingga  terdapat  selisih sebesar  0,03 m'ls.  Hal ini disebabkan  terjadinya perbedaan kecepatan,  luas penampang serta faktor  gesekan dalam pipa  dari pompa  intake sampai bak sedimentasi.  Dalam analisa ini,  pada pompa  torak diperoleh  kapasitas aktual 403 l/h,  tekanan  6  bar,  displacement  71,37  m'/h  dan  beban piston  sebesar  42,822  Mpa. Adapun akselerasi head aktual di pipa isap adalah 0,064 m dan tinggi head total pompa sebesar 3,214 m,  efisiensi pompa pada instalasi ini adalah 63,9 %.  Terlihat pada pompa ini terjadi penurunan eflsiensi,  karena efisiensi pompa torak berkisar antara 85 -95  %, adapun  daya  aktual yang sesuai untuk menggerakkan pompa  adalah 0,16 kW,  terjadi selisih yang cukup besar yaitu  0,39 kW dari daya terpasang 0,55 kW,  hal ini disebabkan kapasitas  aktual yang kecil dan pengoperasian  pompa  di bawah beban yang diberikan oleh pabrik pembuat pompa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119469</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 10:07:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 10:07:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>