<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119459">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH METODE PENDINGINAN TERHADAP BENTUK PATAHAN GERAM PADA PROSES PEMBUBUTAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jimmy Fauzan S</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada proses  pembubutan, metode pendinginan  merupakan salah  satu faktor  yang mempengaruhi kualitas hasil proses permesinan. Untuk menurunkan temperatur yang terjadi pada bidang aktifmata pahat,  umumnya industri manufaktur menerapkan sistem pendinginan dengan metode mengucurkan/ membanjirkan  bagian atas pahat dengan cairan pendingin secara terus-menerus.  Akan tetapi masalah utama pada saat proses pembubutan yang  terjadi  ialah pendinginan  secara konvensional ini  tidak mampu mencapai bagian teraktif pahat  karena tertutup oleh geram.Konsep  mengaplikasikan HPC (High Pressure Coolant) atau pendingin pahat bertekanan tinggi merupakan suatu solusi baru untuk menggantikan metode pendinginan pahat secara konvesional dengan mengarahkan jet cairan pendingin pada permukaan mata pahat dengan tekanan 400 kNim&quot; sampai 13.000 kN/m' sehingga mampu mengendalikan arah aliran geram dan dikombinasikan dengan menurunkan temperatur mata pahat. Penelitian ini dilakukan untuk untuk melihat bentuk patahan geram dan membandingkan dengan bentuk patahan geram dari proses pembubutan dengan metode pendinginan secara konvesional.  Dari rangking klasifikasi bentuk patahan geram yang dihasilkan dari penelitian menunjukkan bahwa bentuk patahan geram yang dihasilkan dari proses pembubutan dengan metode pendingin bertekanan tinggi lebih baik dibandingkan metode pendinginan konvesional.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: bubut, metode pendinginan, pahat, HPC (High Pressure Coolant)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119459</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 09:33:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-16 09:33:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>