PENGUKURAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI DASAR USAHA PERBAIKAN DAN PENINGKATAN PROSES PRODUKSI PADA PRODUKSI CETAK BATU BATA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGUKURAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) SEBAGAI DASAR USAHA PERBAIKAN DAN PENINGKATAN PROSES PRODUKSI PADA PRODUKSI CETAK BATU BATA


Pengarang

Afrizal Ismail - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041211061

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Saat ini proses produksi di bagian produksi cetak sebuah pabrik batu bat.a memiliki permasalahan rendahnya produktivitas. Hal tersebut mengakibatkan penggunaan peralatan yang ada belum optimal. Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah metode pengukuran efektivitas penggunaan suatu peralat.an. OEE dikenal sebagai salah satu aplikasi progam Total Productive Maintenance (TPM). Kemampuan mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan dan faktor penyebabnya sehingga membuat usaha perbaikan menjadi terfokus merupakan faktor utama metode ini diaplikasikan secara menyeluruh oleh banyak perusahaan didunia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui akar masalah dan faktor penyebab sebelum perusahaan melakukan usaha perbaikan. Dengan menggunakan metode pengukuran nilai OEE sumber masalah yang ada akan terungkap dengan jelas. Pencapaian rata-rata nilai OEE pada bagian produksi cetak yaitu sebesar 36,03%. Rendahnya nilai OEE disebabkan karena availability ratio rata-rata sebesar 54,76%. Usaha perbaikan difokuskan padaplanned downtime.

Kata kunci: maintenance, TPM, OEE, 6 kerugian utama, produksi cetak batu•

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK