<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119449">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN KEBISINGAN PADA PEMBANGKIT LISTRIK PT. SEMEN ANDALAS INDONESIA - LHOK NGA, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Roni Ardiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan dan tingkat daya suara pada area pembangkit  listrik  PT.  Semen Andalas Indonesia - Lhok Nga, Aceh Besar dengan melakukan  pengukuran  tingkat tekanan suara (LP) serta tingkat tekanan suara ekuivalen (Laar)  berdasarkan ISO - 8297 dengan lima kontr pengukuran, yaitu:  kontur I  (A= 553 m'), kontur II (A,= 2173.3  m'), kontur III  (A~= 2986.9 m), kontur IV (A,v= 4183.9 m)&#13;
dan kontur  V (A  = 5580.9  m) dengan  ketinggian  mikropon  1,25  m dari  permukaan&#13;
tanah.   Pengukuran   menggunakan   Norsonic  SA   110  dengan  filter  band   1/3   oktaf,&#13;
rangkaian  pembebanan  dBA  dan  rentang  Frekwensi  3 1.5  Hz -16  Khz,  serta  durasi pengambilan  data  adalah  32  detik.   Berdasarkan   hasil   pengukuran   dapat  diketahui distribusi  niiai  Ler dan  LW  terbesar  dominan  berada  pada komponen  frekwensi yang rendah dibandingkan  komponen  frekwensi  tinggi,  yaitu  pada  frekwensi  31.5,  63,  125,&#13;
250,  400  dan  500  Hz dan  didapat  Nilai   LP yang  terbesar  adalah   105.4  dBA  pada frekwensi  125  Hz (titik  1/kontur I) dan  nilai  LP terkecil  adalah 45.7 dBA pada frekwensi&#13;
16 KHz (titik  I5/kontur II) serta nilai  La r yang terbesar adalah  101  dBA pada frekwensi&#13;
125  Hz (titik  I)  dan  nilai  Lar terkecil  adalah 41.1  dBA pada frekwensi  16  KHz (titik&#13;
35/kontur  !Ir).  Dari  hasil  perhitungan  didapat nilai  LW yang terbesar  adalah  124.8  dBA&#13;
(125  Hz/kontur  I)  dan  yang  terkecil  adalah  sebesar  86.96  dBA(16  KHz/kontur  Il). Tingkat  kebisingan  yang  terjadi  sudah  mencapai  tahap  yang  berbahaya  bagi  pekerja pabrik dimana tingkat kebisingan di dalam ruangan pembangkit listrik mencapai  105 dBA sampai dengan 91 dBA, sedangkan dampak yang dialami penduduk sekitar pabrik berada pada tahap yang  tidak  berbahaya  atau  belum  berbahaya.  Hal  ini  dapat  dilihat  dengan penurunan tingkat kebisingan yang rata-rata sebesar 1.6 dBA sampai 8 dBA setiap pertambahan  jarak  5   m,   sehingga  cukup  aman  bagi  penduduk  sekitar  oleh  karena pemukiman berjarak ± 200 m ke arah bara. dari mesin pembangkit listrik.&#13;
&#13;
Kata   kunci:   ISO  - 8297,  Tingkat  Tekanan  Suara,  Tingkat  Daya  Suara, Komponen Frekwensi, Medan Bebas, Medan Semi Dengung.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 23:26:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 23:26:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>