<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119448">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JULI HERIANTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak biji  karet  digunakan  sebagai  bahan baku sabun, minyak cat,  vemish, minyak  makan,  pengganti  minyak  bijian  (sesamic  oil)  dan  bahan  makanan dalam pembuatan margarin. Dari  data impor yang ada menunjukkan bahwa Indonesia masih banyak  mengimpor  minyak  yang  dapat  digantikan  dengan    minyak  biji  karet dan kebutuhannya semakin meningkat sejalan dengan perkembangan industri kimia yang ada di Indonesia.&#13;
Dalam  rangka memanfaatkan  limbah  pertanian dan meningkatkan pendapatan petani  karet maka sudah sewajarnya  bila berbagai  upaya  harus ditempuh.  Salah  satu upaya  di   atas   adalah   memanfaatkan   biji   karet   untuk   diambil   minyaknya  dan memanfaatkan bungkilnya sebagai  makanan temak.&#13;
Dalam pabrik ini ditetapkan dengan menggunakan metode ekstraksi karena kadar minyaknya 15,33 % sehingga secara teoritis lebih menguntungkan. Pabrik ini direncanakan beroperasi  24 jam/hari  dan  330  hari kerja/tahun,  dengan data sebagai berikut:&#13;
Hasil analisa ekonomi yang telah dihitung diperoleh seperti berikut ini  :&#13;
a.  Investasi                                         = Rp.  1.179.345.901.456,•&#13;
&#13;
b. Biaya Produksi&#13;
&#13;
c. Umur pabrik&#13;
&#13;
d. Break Event Point (BEP)&#13;
&#13;
= Rp.    761.311.860.016,•&#13;
= 20 tahun&#13;
= 67,4 %&#13;
e. Internal ofReturn                             =  14,69%&#13;
&#13;
f. Waktu pengembalian modal (POT)= 4,88 tahun</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119448</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 23:20:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 23:20:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>