STUDY PEMILIHAN UKURAN KAWAT MINIMUM UNTUK MEPERKECLL EFEK KORONA PADA SALURAN TRANSMISI UDARA TEGANGAN 500 KV | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDY PEMILIHAN UKURAN KAWAT MINIMUM UNTUK MEPERKECLL EFEK KORONA PADA SALURAN TRANSMISI UDARA TEGANGAN 500 KV


Pengarang

Darma Syahputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0141520010

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tegangan Extra Tinggi (EHV) sangat dibutuhkan untuk mengirim daya pada suatu daerah yang jaraknya relatif sangat jauh dari pembangkit. Disisi lain Tegangan Extra Tinggi (EHV) dapat menimbulkan dampak negatif terutama korona dan gangguan radio. Korona disebabkan oleh tegangan ekstra tinggi yang menimbulkan rugi-rugi daya dan interferensi
radio pada saluran komunikasi. Korona teljadi karena ionisasi disekitar kawat penghantar yang menyebabkan gradien tegangan bertambah besar sesuai dengan peningkatan tegangan pada saluran. Gradien tegangan pada saluran dapat dikurangi dengan memperbesar ukuran kawat dan menggunakan dua atau lebih penghantar per phasa yang disusun berdekatan atau disebut dengan kawat berkas. Dengan menggunakan kawat berkas reaktansi dapat dikurangi dan mengurangi efek korona. Dari hasil penganalisaan data diperoleh bahwa ukuran kawat yang minimum untuk pengurangi efek korona pada transmisi saluran udara tegangan 500 kv yang menggunakan jumlah kawat berkas = 3 adalah kawat dengan ukuran radius I.00 x 10'2m.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK