Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MEKANIK KONDUKTOR ACSR DAN ACCR AKIBAT PEMBEBANAN ARUS SALURAN
Pengarang
Desi Maulina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0404105010056
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dengan meningkatnya kebutuhan daya listrik yang semakin pesat akhir-akhir ini, keadaan lahan yang makin terbatas serta biaya investasi yang tinggi, menjadikan penggunaan penghantar termal (conductor thermal resistance) dianggapsebagai salah satu alternatif pemecah kebuntuan masalah dalarn bidang transrnisi daya listrik. Dewasa ini telah dikembangkan penghantar termal ACCR (Aluminium Conductor Composite Reinforced) yang dapat beroperasi sampai pada temperatur
240'C, sehingga dapat megoptimalkan saluran transmisi dalam menghantarkan arus dan dapat menaikkan kapasitas penyaluran dua sampai tiga kali lebih besar
dari pada menggunakan penghantar konvensional ACSR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pembebanan arus terhadap unju.k kerja mekanis konduktor ACCR yang meliputi tegangan tarik, panjang pemuluran dan andongan,
sehingga akan diketahui struktur konstruksi saluran transmisi yang sesuai dengan sifat konduktor ACCR. Hasil perhitungan memperlihatkan, bahwa dengan mempertahankan ROW dan tower yang ada, penggunaan konduktor ACCR dapat meningkatkan kapasitas penyaluran sistem transmisi,yaitu pada pembebanan harian/ pemakaian kontinyu dapat ditingkatkan sebesar 145,17% dan pada operasi maksimum dapat ditingkatkan sebesar 116,52 % dengan ukuran konduktor ACCR yang lebih kecil (selisih 18.8 mm') dibanding konduktor ACSR. Hasil perhitungan juga menunjukkan bahwa dengan menggunakan konduktor ACCR, andongan dan panjang kawat penghantar yang terbentuk jauh lebih kecil dari pada konduktor ACSR, dikarenakan tegangan tarik konduktor ACCR lebih besar dibandingkan ACSR.
Kata kunci: Karakteristik Mekanik , Temperatur Kawat, Saluran Transmisi, ACSR dan ACCR
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISA PENGARUH INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP ANDONGAN DAN TEGANGAN TARIK PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV P. BRANDA - BANDA ACEH (Hari Anna Lastya, 2024)
PENGARUH BEBAN PANAS DAN TEKANAN ANGIN PADA KAWAT PENGHANTAR TERHADAP TEGANGAN TARIK DAN ANDONGAN PADA SALURAN TRANSMISI TEGANGAN TINGGI 150 KV NAGAN RAYA - SIGLI (REZA FAHLEVI SIREGAR, 2018)
ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN ARUS KAWAT TERHADAP TEGANGAN TARIK DAN ANDONGAN PADA SALURAN UDARA TEGANGAN MENENGAH 20KV DENGAN METODE CATENARY DAN RULLING SPAN DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (Agus Flanuddin, 2024)
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN SUHU LINGKUNGAN TERHADAP KAPASITAS PEMBAWA ARUS PADA KABEL TEGANGAN MENENGAH (FURQAN BAHARSYAH, 2018)
ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN AKIBAT BEBAN DINAMIS PADA TANGAN MEKANIK MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA (M.syahril Anwar, 2017)