<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119407">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MEKANIK KONDUKTOR ACSR DAN ACCR AKIBAT PEMBEBANAN ARUS SALURAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desi Maulina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dengan  meningkatnya kebutuhan daya  listrik  yang  semakin  pesat  akhir-akhir  ini, keadaan  lahan  yang  makin  terbatas  serta  biaya  investasi yang tinggi,  menjadikan penggunaan  penghantar  termal   (conductor thermal resistance)  dianggapsebagai salah  satu  alternatif pemecah   kebuntuan   masalah  dalarn  bidang  transrnisi  daya listrik.  Dewasa ini  telah   dikembangkan  penghantar  termal ACCR   (Aluminium Conductor Composite Reinforced)  yang  dapat  beroperasi  sampai  pada  temperatur&#13;
240'C,  sehingga   dapat  megoptimalkan  saluran   transmisi   dalam menghantarkan arus  dan  dapat  menaikkan kapasitas penyaluran dua  sampai  tiga  kali  lebih  besar&#13;
dari  pada menggunakan penghantar konvensional ACSR.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengetahui  karakteristik  pembebanan  arus  terhadap   unju.k kerja  mekanis konduktor ACCR  yang  meliputi  tegangan  tarik,  panjang pemuluran  dan  andongan,&#13;
sehingga  akan  diketahui  struktur konstruksi saluran  transmisi yang  sesuai  dengan sifat konduktor ACCR.  Hasil perhitungan memperlihatkan, bahwa dengan mempertahankan ROW dan tower  yang ada, penggunaan konduktor ACCR  dapat meningkatkan  kapasitas    penyaluran  sistem   transmisi,yaitu  pada   pembebanan harian/  pemakaian kontinyu  dapat ditingkatkan sebesar  145,17% dan pada operasi maksimum dapat  ditingkatkan sebesar  116,52 % dengan  ukuran  konduktor ACCR yang    lebih   kecil    (selisih     18.8   mm')   dibanding   konduktor   ACSR.    Hasil perhitungan juga menunjukkan bahwa  dengan menggunakan  konduktor ACCR, andongan dan panjang kawat  penghantar yang terbentuk  jauh lebih kecil dari pada konduktor ACSR, dikarenakan tegangan  tarik konduktor ACCR  lebih besar dibandingkan ACSR.&#13;
&#13;
Kata kunci:  Karakteristik Mekanik  , Temperatur Kawat,  Saluran  Transmisi, ACSR dan ACCR</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119407</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 13:18:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 13:18:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>