ANALISA KEAUSAN TEPI PADA PAHAT REKONDISI DAN TANPA REKONDISI PADA PROSES GURDI (DRILLING) BAJA KARBON SEDANG S45C | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA KEAUSAN TEPI PADA PAHAT REKONDISI DAN TANPA REKONDISI PADA PROSES GURDI (DRILLING) BAJA KARBON SEDANG S45C


Pengarang

FAHRUL RIZAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204102010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Keausan merupakanfaktor yang menentukan umur pahat, maka pertumbuhannya perlu ditinjau dengan memperhatikan faktor utama atau faktor dominan dari mekanisme keausan pahat. Agar mata pahat dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama, mata pahat harus digunakan sebaik mungkin dan dilakukan pengasahan dan perbaikan (Rekondisi) bila terjadi keausan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keausan tepi (VB) pahat dengan memvariasikan diameter pahat (d), putaran spindle (n) yang dilakukan pada material benda kerja S45C, kedalaman 7mm dengan menggunakan pendingin dan tanpa pendingin pada mata pahat HSS (High Speed Steel) yang baru dan yang telah mengalami pengasahan. Dari hasil pengukuran keausan tepi (VB) pahat, keausan terbesar terjadi pada kondisi pemotongan I5 m/min, putaran spindle (n)
500 rpm, diameter pahat (d) 10 mm tanpa pendingin dan telah mengalami
pengasahan yaitu 0,248 mm. Sedangkan keausan tepi (VB) pahat terkecil adalah pada putaran spindle 800 rpm, diameter pahat (d)y 6 mm, dengan menggunakan pendingin pada mata pahat sebelum pengasahan (baru) yaitu 0,138 mm.

Kata kunci : Proses gurdi, keausan tepi, pengasahan, HSS

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK