<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119395">
 <titleInfo>
  <title>UJI KETAHANAN ANTRAKNOSA (COLLETOTRICHUM GLOESPORIOEDES) PADA BEBERAPA VARIETAS CABAI HIAS AKIBAT PEMBERIAN MIKORIZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andryan Irka Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai (Capsicum annuum L.) adalah komoditas yang sangat digemari di Indonesia. Cabai memiliki jenis yang beraneka ragam dengan manfaat yang beragam pula. Salah satunya, penggunaan cabai sebagai tanaman hias. Akan tetapi, tanaman cabai hias rentan terhadap serangan penyakit, terutama penyakit Antraknosa. Salah satu pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan pengendalian secara hayati menggunakan pupuk hayati mikoriza. Mikoriza mampu menekan inokulum patogen yang potensial secara efektif dengan menghasilkan senyawa-senyawa antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan penyakit antraknosa pada beberapa varietas cabai hias akibat pemberian mikoriza dan interaksi keduanya. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Pribadi Desa Lambhuk Kecamatan Uleekareng Kota Banda Aceh, uji ketahanan antraknosa dilakukan di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Pelaksanaan penelitian dimulai dari Maret hingga Juli 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial 4 × 2 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas yang terdiri dari empat taraf yaitu Nazla, Ungara, Lembayung, dan Ayesha. Faktor kedua adalah pemberian mikoriza yang terdiri dari dua taraf yaitu kontrol dan 10 g mikoriza campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas cabai hias berpengaruh sangat nyata pada parameter umur panen, tebal daging buah, masa inkubasi penyakit antraknosa, kejadian penyakit antraknosa, dan intensitas serangan penyakit antraknosa. Berpengaruh nyata pada parameter panjang buah, diameter buah, kekerasan buah, dan jumlah buah tanaman-1, namun berpengaruh tidak nyata pada parameter bobot buah-1 dan bobot buah tanaman-1. Varietas Ungara menunjukkan hasil dan ketahanan antraknosa yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikoriza berpengaruh sangat nyata pada parameter umur panen, masa inkubasi penyakit antraknosa, kejadian penyakit antraknosa, dan intensitas serangan penyakit antraknosa. Berpengaruh nyata pada parameter kekerasan buah, namun berpengaruh tidak nyata pada parameter panjang buah, diameter buah, tebal daging buah, jumlah buah tanaman-1, bobot buah-1  dan bobot buah tanaman-1. Pemberian 10 g mikoriza campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp.) menunjukkan hasil dan ketahanan antraknosa yang terbaik. Terdapat interaksi sangat nyata antara varietas dan pemberian mikoriza campuran terhadap parameter masa inkubasi penyakit antraknosa, kejadian penyakit antraknosa, dan intensitas serangan penyakit antraknosa. Kombinasi perlakuan varietas Ungara dengan pemberian 10 g mikoriza campuran (Glomus mosseae + Gigaspora sp.) menunjukkan hasil dan ketahanan antraknosa yang terbaik.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119395</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 12:22:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 14:29:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>