<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119392">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGARUH POLARISASI  LINIER TERHADAP SIGNAL-TO-NOISE RATIO PADA SISTEM KOMUNIKASI  NIRKABEL 802.11G MENGGUNAKAN NETSTUMBLER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARRAD ISKANDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gelombang elektromagnetik yang ditransmisikan melalui  antena ke udara bebas akan merambat sesuai  dcngan polarisasi.  Pada sistem  komunikasi  nirkabel  IEEE&#13;
.  802. I   lg,  standar yang digunakan adalah polarisasi  vertikal.   Dalam tugas akhir ini,  pengaruh polarisasi terhadap kualitas Signal-to-Noise Ratio akan diuji dengan menggunakan standar 802.11 g.  Dua jcnis polarisasi  tinier,  vertical  dan horizontal&#13;
akan dievaluasi.  Untuk pengujian digunakan perangkat lunak gratis, Netstumbler untuk  mengevaluasi   pengaruh  polarisasi   terhadap   nilai   SNR.  Pengukuran&#13;
dilakukan  dengan menggunakan notebook Acer Aspire 4730 yang dilengkapi peralatan WiFi  yaitu wireless card Intel  PRO/wireless 3945ABG yang berfungsi sebagai  penerima dan  Access  Point  Linksys  WRT54GL  sebagai  pemancar. Evaluasi  pengukuran propagasi dilakukan dengan menempatkan pemancar dan penerima pada diluar ruangan atau pada ruang terbuka dan di dalam  ruangan atau ruang tertutup:  di dalam ruang dengan kondisi  ruang dipisahkan  oleh  sekat  batu bata dan tanpa sekat. Posisi pemancar dan penerima terpisahkan oleh jarak, 3, 5, 7 dan  10  meter. Polarisasi  linier yang diuji  merupakan kombinasi  dari  polarisasi: vertikal-vertikal,  horizontal-horizontal  dan vertikal-horizontal.  Untuk mendapatkan hasil penaruh  polarisasi,  Signal-to-Noise Ratio digunakan sebagai parameter yang dilakukan dengan pemisahan jarak antara pemancar dan penerima dan kombinasi  polarisasi.  Hasil  pengukuran diperoleh bahwa polarisasi mempengaruhi  kuat sinyal  pada penerima dengan  hasil  Signal-to-Noise  Ratio yang lebih baik untuk polarisasi  vertikal-vertikal dibandingkan pengujian dengan arah polarisasi lainnya.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Polarisasi, Propagasi,  Signal-to-Noise Ratio, Access Point, WiFi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119392</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 12:14:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-15 12:14:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>