Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN GLLSERIL MONO-STEARAT DAN WAKTU HOMOGENISASI TERHADAP KUALITAS PEANUT BUTTER
Pengarang
Nova Aryati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9951511927
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berdasalkan luas penanamannya, kacang tanah menempati urutan ke empat setelah padi, jagung, dan kedelai. Produksinya pada tahun 1998 mencapai sekitar 683 ribu ton. Menunit data statistik Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 2002 mencapai 7.337 ton dengan luas panen 6,190 Ha. Salah satu produk olahan kacang tanah yang cukup dikenal adalah peanut butter, Peanut butter jika disimpan dalam waktu yang cukup lama akan mengalami pemisahan antara minyak dan padatan. yang dapat dicegah dengan penambahan emulsifier yang sesuai. Dari hasil penelitian Wibawati (2001), penambahan emulsifier pasta ubi jalar menghasilkan peanut butter dengan tekstur yang keras dan kader air yang tinggi. 0leh karena itu perlu dikaji kemungkinan penggunaan emulsifier lain yang dapat menghasilhan peanut butter dengan kualitas yang lebjh baik. Penelitian tentang peanut butter ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gliseril mono-stearat dan waktu homogenisasi terhadap sifat fifisik, kimia dan organoleptik dari peanut butter. Penelitian ini dilaksanakan di Iaboratorium Pengolahan nabati Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertalrian, Universitas Syiah Kuala pada bulan Oktober 2004.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3 x 3 yang terdiri atas dua faktor, yaitu konsentrasi gliseril mono-stearat dan waktu homogenisasi. Faktor konsentrasi gliseril
mono-stearat (G) terdiri atas tiga taraf, G1 = tanpa gliseril mono-stearat, G2 = 3 %, G3 = 6 %. Faktor waktu homogenisasi (H) terdiri atas tiga taraf, yaltu H1 = 5 merit, H2 = 10 menit, H3 = 15 menit. Parameter yang diamati sebelum
pengolahan adalah kadar air, kadar lemak dan kadar protein. sedangkan parameter yang diamati setelah pengolahan adalah kadar air, kadar lemak, kadar protein, kestabilan emulsi. kadar Free Fany Aci`d (FFA), dan uji organoleptik
(warna, tekstur` rasa, aroma).Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gliseril mono-stearat berpengaruh sangat nyata (P_< 0,0 I ) terhadap kadar lemak. kestabilan emulsi, nilal organoleptik tekstur, dan nilai organoleptik rasa. dan berpengaruh tidak nyata (Pst,05) terhadap kadar air, kadar protein, kadar Free Fc7/ty Acic/ (FFA), nilai organoleptik warna, dan nilai organoleptik aroma.Waktu homogenisasi berpengaruh sangat nyata (P_
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH LAMA HUMIDIFIKASI TERHADAP TIGA TINGKAT KEMUNDURAN BENIH KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) (yusrizal, 2013)
PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS CRUDE PALM OIL (CPO) DARI TANDAN BUAH SEGAR YANG DIOLAH SECARA SEDERHANA (STUDI KASUS: PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (PKS) AEK PANCUR, ADOLINA DAN RAMBUTAN SUMATERA UTARA) (Fitri Lestari, 2024)
PRARANCANGAN PABRIK COCOA BUTTER DARI BIJI KAKAO DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 12.000 TON/TAHUN (Sarah Ferwinda, 2018)
PRARANCANGAN PABRIK COCOA BUTTER DARI BIJI KAKAO DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 12000 TON/TAHUN (Dwi Rahyuni Indri, 2018)
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP BUTTER COOKIES SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) (SALSABILA MEUTIA, 2025)