<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119362">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PRODUKTIVITAS TOWER CRANE PADA PEKERJAAN PENGECORAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALFATAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tower Crane  merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengangkat material pada bangunan-bangunan bertingkat.  Untuk itu  perlu diketahui  kemampuan kerja lower crane dengan mengukur nilai  produktivitasnya.  Penelitian  ini bertujuan untuk menentukan produktivitas kerja  tower  crane  pada proyek Pembangunan Gedung Fasilitas Pelatihan  Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.  Ruang lingkup  pekerjaan yang ditinjau  hanya dibatasi  pada pekerjaan  pengecoran yaitu pengecoran pelat dan balok lantai  dan juga kolom  pada lantai   ll  dao  lll.  Data  yang diambil antara   lain,  data primer  adalah data  yang diperoleh dari  pengamatan pada pelaksanaan yang sedang dilaksanakan di lapangan, pengamatan dilakukan terhadap pergerakan tower crane dalam setiap  siklus.  Data yang dikumpulkan adalah waktu muat, waktu angkat,  waktu putar,  waktu turun, dan waktu tuang dan gerakan pada saat  kembali menuju sumber material. Data sekunder yang merupakan data pendukung guna melengkapi data primer yang telah diperoleh, berupa gambar-gambar rencana dan data spesifikasi tower crane. Dari hasil penelitian didapat produktivitas tower crane yaitu pada  pengecoran  pelat dan  balok  lantai  II diperoleh waktu siklus  rata-rata 110,26  detik, jarak  tempuh rata-rata  49,14  meter dengan kecepatan angkut rata-rata 0,448 m/det dan produktivitas  rata-rata  32,734 m/jam.  Pada pengecoran pelat dan balok lantai  III  waktu siklus rata-rata 157,49 detik, jarak tempuh rata-rata  64,71  meter dengan kecepatan  angkut rata-rata  0,412 m/det, dan produktivitas  rata-rata  22,989 m'/jam.  Pada pekerjaan  pengecoran yaitu pada pengecoran kolom lantai  II  diperoleh waktu  siklus rata-rata 186,29  detik jarak tempuh rata-rata 32,06 meter dengan kecepatan angkut rata-rata 0,173  m/det dan produktuvitas  19,340 m'/jam. Pada pengecoran kolom lantai III waktu siklus rata-rata&#13;
200,27 detik, jarak  tempuh rata-rata 61,42  meter dengan kecepatan angkut rata-rata&#13;
0,309 m/det dan produktivitas 17,989 m'/jam. Terjadinya perbedaan tingkat Produktivitas dari masing-masing pekerjaan disebabkan oleh  waktu  siklus dan jarak tempuh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119362</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-14 02:17:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-14 02:17:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>