<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119312">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PERENCANAAN PASSIVE OPTICAL NETWORK UNTUK RENGGANTIKAN JARINGAN AKSES TEMBAGA MENJADI JARINGAN AKSES SERAT OPTIK  PADA AREA PELAYANAN RUMAH KABEL RA DI BREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eka Junizar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RK-RA  merupakan  salah  satu  dari  empat  belas  Rumah  Kabel  (RK)  yang  ada  di Bireuen dan mempunyai pelanggan terbanyak serta memiliki pemakaian yang tinggi. Pertumbuhan  penduduk  di  daerah ini  tinggi  serta banyaknya  layanan  yang tersedia sehingga  pada  tahun   2010   diperkirakan   akan  tebadi   lonjakan  pemakaian  yang melebihi  kapasitas maksimum jaringan yang ada akibat keterbatasan kapasitas  dan kemampunn   kabel   primer   yang   tersedia.   oleh  karena   itu,   untuk   memberikan kemudahan  kepada  para  pelanggan  dalam  menggunakan  layanan  telekomunikasi, maka  dilakukan  perencanaan jaringan  akses  serat  optik  dengan  teknologi  Passive Optical Network  (PON)  sehingga  perkembangan  di  bidang  telekomunikasi  dapat diakses   dengan  mudah.   Berdasarkan   analisis  yang  dilakukan,  jarak yang  dapat dicapai  sistem  tanpa  pengulang  adalah  59  km,  sedangkan jarak  dari  OLT  ke  PS adalah  1,05  km, dan jarak terjauh PS ke ONU adalah 0,61  km, sehingga total jarak terjauh adalah 1,66 km. Maka dapat disimpulkan bahwa pada perencanaan ini tidak dibutuhkan  pengulang.  Nilai  terendah  sensitivitas  penerima adalah  sebesar -8,0620 dBm, sedangkan sensitivitas penerima perangkat Alcatel 6900SF adalah -30,5 dBm. Nilai rise time yang diperoleh sebesar 2,523 ns, sedangkan nilai rise tjme maksimal yang diperbolehkan pada format NRZ  adalah 4,5  ns.  Hal  ini menunjukkan bahwa Alcatel  6900SF  dapat  beroperasi  dengan  baik  dan pemilihan  perangkatnya  adalah OLT 1600, empat buah ODN 400, PS  :8, PS  1 :4 dan 11 buah ONU.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>OPTICAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NETWORKS ( COMMUNICATION)</topic>
 </subject>
 <classification>621.36</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119312</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-11 16:02:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-12 10:27:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>