<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="119307">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG PADA STRUKTUR YANG MENDUKUNG KUBAH GEDUNG MASJID SLAMIC CENTRE BANDA ACEH (MENGGUNAKAN ANALISIS BUISMAN DAN DE BEER MARTEN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Henny Ulva</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pondasi berfungsi untuk meneruskan beban kontruksi ke lapisan tanah yang berada di bawah pondasi.  Salah satu type pondasi adalah pondasi   tiang pancang, yang merupakan objek dari tugas  akhir ini.  Penurunan pondasi  yang dipancang pada jenis tanah lempung biasanya akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama,diakibatkan oleh daya rembesan air tanah lempung sangat rendah dan sebaliknya, penurunan  pada  pasir  berjalan  cepat  sehingga  biasanya  selama   pembangunan, penurunan    dapat    dianggap    sudah    selesai.    Pondasi    tiang    pancang    yang direncanakan oleh konsultan pada Masjid Islamic  Centre NAD  yang terletak  di jalan Soekano Hatta, Lampeuneurut dengan ukuran tiang © 40  cm menjadi dasar perhitungan  penurunan   pondasi.   Tujuan   dari   tugas   akhir   ini   adalah   untuk menganalisis besarnya penurunan dan waktu yang dibutuhkan serta menganalisis penggunaan metode Buisman pada perhitungan penurunan. Perhitungan dilakukan berdasarkan  gambar  bestek,  data dari  hasil  pemeriksaan tanah di  laboratorium, Boring  dan  data  sondir  Ill.  Perhitungan  penurunan  seketika  menggunakan  dua metode yang berbeda, yaitu metode  Buisman dan metode De Beer de Marten.Dari perhitungan yang telah dilakukan, di dapat hasil daya dukung ultimit tiang tunggal,  berdasarkan  hasil  pemeriksaan  tanah  dilaboratorium  adalah  81,966  t sedangkan  berdasarkan  data  sondir  Ill   adalah  324,45   t.   Daya  dukung  izin kelompok   tiang   untuk   type   P1,   berdasarkan   hasil   pemeriksaan   tanah   di&#13;
laboratorium adalah 539,172 t dan berdasarkan sata sondir Ill adalah 2.134232 t.  Untuk type P4 masing-masing 399,092 t dan I.579,747 t. Penunman pondasi yang teriadi  adalal  37.053  cm  berdasarkan  metode  Buisman  sedangkan  36,958  cm&#13;
berdasarkan metode De Beer dan Marten.  Untuk  waktu yang dibutuhkan untuk penurunan tersebut dimana penurunan sampai dengan 90 % adalah 431,97  tahun.  Dengan demikian, penurunan yang teriadi pada struktur yang mendukung kubah Masjid  Islamic  Centre  Banda  Aceh  tidak  memenuhi  persyaratan  yang  telah ditetapkan yaitu tidak lebih dari 1&quot; atau 2,54 cm.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BUILDINGS - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>119307</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-01-11 14:48:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-01-11 16:00:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>